Ketiga tersangka komplotan pencuri yang diamankan Polres Karimun, dua tersangka terpaksa ditembak pada bagian kaki karena melawan petugas saat ditangkap
Ketiga tersangka komplotan pencuri yang diamankan Polres Karimun, dua tersangka terpaksa ditembak pada bagian kaki karena melawan petugas saat ditangkap (ian)

Karimun, Lendoot.com – Anggota Satuan Reskrim Polres Karimun terpaksa mengeluarkan timah panas untuk melumpuhkan dua orang dari tiga tersangka komplotan pencurian dengan pemberatan karena melawan petugas saat dilakukan penangkapan. Ketiga tersangka tersebut yakni, SR (41), MZ (19) dan IS (36).

Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan, dua pelaku terpaksa ditembak pada bagian kaki karena melawan petugas saat dilakukan penangkapan.

“Kita melakukan penembakan terhadap dua tersangka karena mereka melawan petugas, daripada kita merasa terancam, membahayakan bagi anggota dan saya ya terpaksa kita lakukan penembakan,” ucap Lulik Febyantara.

Lulik Febyantara menuturkan, penangkapan ketiganya berawal dari adanya laporan masyarakat terkait keberadaan SR yang diduga kuat melakukan tindak pidana di Pelabuhan Tanjungbali Karimun. Setelah didalami SR berada di Telaga Tujuh dan langsung diamankan.

“Dari keterangan SR, kemudian dikembangkan ke TKP lainnya, di Kantor Desa Pangke Barat ternyata SR adalah pemetiknya (pelaku) langsung dengan ditemani temannya yaitu tersangka MZ, kemudian MZ kita amankan di Kuda Laut. Disana kita mendapatkan beberapa barang bukti yakni, tiga Laptop dan alat lain yang digunakan untuk mencuri seperti gunting besi,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP LUlik Febyantara saat press rilis di Mapolres Karimun, Kamis (24/8/2017).

Setelah dikembangkan, dari kedua tersangka muncul keterangan bahwa ada pelaku lain yakni, IS. Saat dilakukan penyelidikan IS tengah berada di Tanjungbatu, namun pada Rabu (23/8/2017) saat IS kembali ke Tanjungbalai Karimun dari Tanjungbatu langsung diamankan di Pelabuhan Roro.

“Dari tangan IS kita mengamankan 10 barang bukti sepeda motor tersebut, namun dari 10 motor baru 8 motor yang terdapat Laporan Polisinya,” ucap Lulik.

Dijelaskan Lulik, dari tersangka SR pihaknya mengamankan beberapa barang bukti hasil curian yakni, 2 unit Laptop, 1 Note book, Mesin printer, Mesin Genset, 2 bor listrik, Hp, Mesin pemotong besi, Gunting besi dan dua kotak amal. Sementara dari IS pihaknya mengamankan 10 unit sepeda motor yang disembunyikan dibeberapa lokasi.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 363 yaitu tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (ian)