Kepala Bidang Penindakan dan Saran Operasi DJBD Kepri, R Evi saat bersama anggota di wilayah kerja kantornya, tadi pagi. (istimewa)
Kepala Bidang Penindakan dan Saran Operasi DJBD Kepri, R Evi saat bersama anggota di wilayah kerja kantornya, tadi pagi. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepri menegah lagi kapal yang membawa handphone baru-baru ini. Diduga kapal tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen resmi sehingga akhirnya dibawa ke kantor DJBC Kepri.

Saat ini kapal beserta muatannya telah berada di DJBC Kepri, sedangkan untuk muatan kapal pihak Bea Cukai sudah melakukan pendataan. Pendataannya terkait jumlah handphone yang diamankan tersebut.

Kepala Bidang Penindakan dan Saran Operasi, R Evi saat ditemui awak media di kantor DJBC Kepri tepatnya di Posko Gurita, membenarkan soal penangkapan tersebut.

“Iya benar ada penegahan, tapi untuk saat ini belum dapat kita rilis. Tunggu Ibu Menteri saja, mungkin dalam minggu kedua akan kita rilis,” ucap Evi, Selasa (3/1/2017) siang tadi.

Sementara itu, saat ditanya jumlah handphone yang ada didalam muatan kapal tangkapan tersebut, Evi hanya menyampaikan bahwa jumlahnya lumayan banyak.

“Ya, jumlahnya banyak lah. Nanti kita informasikan dan akan kita undang juga kawan-kawan. Meskipun Ibu Menteri tidak hadir kita tetap akan publikasikan,” ujar Evi. (ian)