Kepala Bidang Penindakan dan Saran Operasi DJBD Kepri, R Evi saat menunjukkan kapal tangkapan pembawa rokok, tadi pagi. (ian)
Kepala Bidang Penindakan dan Saran Operasi DJBD Kepri, R Evi saat menunjukkan kapal tangkapan pembawa rokok, tadi pagi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Ratusan ribu batang rokok yang hanya dikeluarkan dari kawasan perdagangan bebas (FTZ/free trade zone), kembali digagalkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri, akhir pekan kemarin.

Speed boat tanpa nama yang mengangkut ratusan ribu batang rokok FTZ itu ditegah di sekitar pulau Petong asal tujuan jembatan 1 Batam menuju Tembilahan.

Kepala Bidang Penindakan Sarana Operasi (PSO), R Evi Suhartantiyo mengatakan speed boat ditegah sekira pukul 00.30 WIB di sekitar Pulau Petong dengan koordinat 00º39’850″.U/104º01’100″.

“Penegahan ini hasil dari pengembangan informasi dan kemudian dilakukan pengejaran,” kata R Evi saat ditemui di Posko Ketapang, Rabu (25/1/2017).

R Evi menjelaskan, saat dilakukan penghitungan rokok yang tertinggal diatas kapal hanyak tersisa 60 kotak setara dengan 414 ratus ribu batang rokok. Empat jenis rokok yang akan diselundupkan yakni; merek Sun sebanyak 172 ribu barang rokok, H Mild sebanyak 130 ribu batang, Harmony sebanyak 61 ribu batang, Luffman sebanyak 50 ribu batang rokok.

“Total kurang lebih 414 ratus ribu batang,” jelas R Evi.

Ia menambahkan untuk nilai barang diperkirakan Rp 130 Juta, sedangkan untuk perkiraan nilai kerugian negara Rp 230 Juta. (ian)