Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindag dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli
Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindag dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli (ian)

Karimun, Lendoot.com – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun hingga saat ini terus melakukan pemantauan terhadap harga sembako di lima pasar tradisional.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli mengatakan, pantauan dilakukan untuk melihat ketersediaan kebutuhan sembako di beberapa lokasi.

Kelima pasar tradisional tersebut, diantaranya di pasar Puan Maimun, pasar Baru Meral, pasar Teluk Uma, pasar Kundur dan pasar Moro.

”Hingga saat ini stok sembako masih mencukupi. Inilah, manfaatnya kita melakukan pemantauan setiap pekan,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli M Yosli, Senin (9/4/2018).

Dari 19 komoditi sembako yang rata-rata dikonsumsi masyarakat setiap harinya, harga satuan atau per kilogramnya tidak jauh berbeda dengan harga di pasar lainnya. Artinya, harga komodisi tersebut masih terjangkau oleh masyarakat walaupun ada beberapa jenis komoditi yang naik.

”Kalau dilihat sih, pasar Moro harganya ada selisih sekitar Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu di beberapa komoditi sembako,” ujarnya.

Rata-rata jenis komoditi yang di beli oleh masyarakat yaitu beras, telor ayam ras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit. Sedangkan, untuk daging segar hingga saat ini masih tetap harganya Rp 150 per kilogram, sementara daging beku hanya Rp 80 ribu per kilogram. (ian)