Karimun, Lendoot.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun menggelar pelatihan penyusunan kurikulum anti korupsi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarga Negaraan (PPKN).

Adapun yang menjadi peserta sosialisasi ini adalah para guru SMP dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Karimun sebanyak 60 orang.

Nantinya setelah para guru SMP ini mendapat pelatihan tentang kurikulum anti korupsi akan diajarkan kepada para siswa di sekolah masing-masing.

Pelatihan digelar di ruang pertemuan Hotel 21 Karimun sejak Minggu (16/12/2018) hingga Rabu (19/12/2018).

Penatar Pusat Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK), Prayogo Kusumaryoko selaku narasumber menjelaskan dengan mengikuti pelatihan maka para guru dapat menyiapkan metode-metode pembelajaran tetang anti korupsi.

“Sasaran akhirnya memang ke peserta didik,” kata Prayogo saat diwawancarai di Hotel 21 Karimun, Senin (17/12/2018).

Dalam pelatihan ini bahan yang diberikan kepada para peserta adalah pengenalan Undang-Undang Tipidkor Nomor 20 tahun 2001 serta cara mengintegrasikan Undang-Undang dan nilai-nilainya ke dalam pembelajaran.

Dijelaskan Prayogo, pendidikan tentang anti korupsi sebenarnya telah ada di dalam kurikulum 2013. Namun masih termasuk ke dalam pendidikan karakter secara umum.

“Sebenarnya sudah ada tapi masih umum. Kalau sesuai hasil penilitian Kemendikbud ada 20 acuan anti korupsi,” katanya.

Melalui pelatihan ini, Prayogo berharap para pelajar atau peserta dapat memiliki karakter yang jujur dan anti akan korupsi.

“Kejujuran dilatih di sekolah. Nilai-nilai jujur tertanam hingga tidak akan melaksnakan korupsi. Sasarannya bukan jangka pendek tapi pendidikan ini investasi jangka panjang,” ucapnya. (Parulian Turnip)