Cuaca Ekstrim, Operator Kapal dan Nelayan Diimbau Waspada
Cuaca Ekstrim, Operator Kapal dan Nelayan Diimbau Waspada. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Karimun, Raden Eko mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi cuaca wilayah Kepulauan Riau khususnya di Tanjungbalai Karimun, Selasa (3/7/2018).

“Kita menganalisa terkait kondisi cuaca khusus daerah Karimun berpotensi hujan karena adanya daerah tekanan rendah, samudra Indonesia sebelah barat Sumatra dan adanya sirkulasi Edy di Samudra Pasifik. Hal ini lah yang menyebabkan pergerakan angin yang melewati daerah Karimun terjadi belokkan angin,” katanya.

Dia mengatakan, gelombang dan arus di perairan Kepulauan Riau Khususnya Kabupaten Karimun akan adanya pusaran angin siklonik yang dapat menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan angin (Konvergensi) yang akan akan terus mengakibatkan hujan.

“Terkait arus gelombang, akan terjadinya pusaran angin siklonik, yang menyebabkan belokkan angin. Hal ini mendukung proses pertumbuhan banyaknya awan, sehingga akan menambah potensi pertumbuhan awan-awan konveksi yang dapat menyebabkan hujan,” katanya.

Oleh karena itu, Raden mengimbau kepada pengguna jasa angkutan laut agar lebih waspada, taat terhadap aturan yang diberikan oleh kantor pelabuhan setempat.

“Untuk tiga hari kedepan di wilayah Karimun masih dalam kondisi normal. Karena cuaca ekstrim itu berada di sebelah barat Sumatra. Namun tetap waspada, karena mengingat untuk awal bulan Juli ini kondisi perairan sedikit lebih tinggi dibanding biasanya. (riandi)