Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Cegah Penyakit Menular, Wali Kota Lis Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Wako Lis saat acara Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas di Lapangan Balai Pertemuan RW 013 Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX, pagi tadi. (Ft kominfotpi)

Wako Lis saat acara Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas di Lapangan Balai Pertemuan RW 013 Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX, pagi tadi. (Ft kominfotpi)

Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat guna mencegah peningkatan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat di wilayahnya. Hal ini disampaikan saat membuka acara Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas di Lapangan Balai Pertemuan RW 013 Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX, Minggu (10/8/2025).

Menurut Lis, data menunjukkan adanya kenaikan signifikan dalam dua tahun terakhir. Kasus hipertensi tercatat 25.319 pada tahun 2023 dan melonjak menjadi 42.367 pada tahun 2024. Sementara itu, kasus diabetes melitus naik dari 4.292 menjadi 4.580.

Lis menjelaskan bahwa kenaikan kasus ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti pola hidup kurang sehat, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan merokok dan mengonsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan.

“Masyarakat perlu mengadopsi perilaku hidup sehat, seperti menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan menghindari konsumsi berlebih gula, garam, serta lemak,” ujar Lis. “Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin juga sangat penting.”

Butuh Peran Aktif Masyarakat dan Seluruh Komponen

Lis menekankan bahwa pencegahan penyakit tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, swasta, dan individu.

“Pencegahan penyakit sangat bergantung pada perilaku individu yang didukung kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta regulasi hidup sehat. Diperlukan keterlibatan aktif dari seluruh komponen,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam, menjelaskan bahwa PTM muncul akibat faktor risiko seperti merokok, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik. Faktor-faktor ini memicu perubahan fisiologis tubuh, seperti peningkatan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan obesitas.

Rustam menyebut, peningkatan PTM merupakan tantangan serius bagi sektor kesehatan karena dapat menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. “Karena itu, pengendalian PTM perlu difokuskan pada pencegahan agar masyarakat yang sehat tidak berisiko tinggi atau mengalami komplikasi,” pungkasnya.

Rangkaian Acara Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Acara Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti:

Edukasi kesehatan

Pemeriksaan mata

Pemeriksaan faktor risiko PTM secara gratis, meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

Selain itu, panitia juga menyelenggarakan senam sehat bersama serta menyediakan doorprize dan hadiah menarik bagi para peserta. (fji)

Exit mobile version