Kepala Sub Seksi kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Irvin Riko Saptono. (ian)
Kepala Sub Seksi kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Irvin Riko Saptono. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kasubsi Pengawasan Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Irvin mengatakan pihaknya terus melakukan partroli rutin untuk mencegah pelanggaran keimigrasian.

Baik itu pelanggaran yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) ataupun oknum Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengirimkan TKI ilegal.

“Kita rutin melakukan pengwasan secara intensif karena Karimun daerah perbatasan yang rawan terjadi pelanggaran.┬áTiap hari kita tetap jalan ke luar,” kata Irvin belum lama ini.

Kendala lain yang dihadapi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana.

“Di seksi pengawasan dan penindakan hanya staf dua orang, kasubsi dua orang untuk mengawasi karimun yang terdiri dari 249 pulau ini,” ucap Irvin.

Irvin menyebutkan, selain pengawasan rutin, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah pelanggaran keimigrasian.

Beberapa kawasan yang kerap dijadikan lokasi masuk ataupun ke luar para pelanggar aturan keimigrasian di Karimun adalah Pongkar dan Leho di Kecamatan Tebing.

“Seperti jalur di Leho dan Pongkar tempat masuk keluar TKI atau WNA secara ilegal. Kita terus melakukan sosialisasi,”

Namun untuk saat ini, melalui upaya-upaya tersebut, pelanggaran sudah sangat berkurang, terutama TKI ilegal yang sangat marak di tahun-tahun sebelumnya.

Berkurangnya pelanggaran juga dikarenakan rutinnya TNI AL dan Pol Air melakukan patroli. (Parulian Turnip)