Karimun, Lendoot.com – Divisi Humas Polri bersama Polres Karimun melakukan sosialisasi upaya pencegahan faham radikal di Kabupaten Karimun yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna SMKN 1 Karimun, Selasa (17/7/2018)

Ketua Tim Satgas Banops Div Humas Mabes Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Nugroho dalam pemaparannya menjelaskan, kegiatan itu bertujuan agar generasi muda, seperti siswa baru tersebut, tidak terpapar faham radikalisme. Sebab diketahui faham radikalisme ini sangat meresahkan masyarakat.

“Diharapkan para pelajar dapat memahami apa itu faham radikal. Dalam jangka pendek anak-anak ini akan dewasa, memiliki pekerjaan dan berumah tangga. Dengan ini mereka dapat menyebarkan paham damai kepada keluarga dan lingkungan mereka kelak,” jelasnya.

Menurutnya, paham radikalisme dapat masuk dari pergaulan ataupun dengan mengakses media-media atau situs-situs tertentu dari internet. Pasalnya, di Provinsi Kepri pernah ditemukan hal tersebut. Oleh karena itu, Polri dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri terus melakukan upaya antisipasinya.

“Untuk mencegah terpaparnya para pelajar dunia pendidikan juga harus memiliki peran penuh di dalamnya. Pihak sekolah harus memberikan pemahaman terkait nasionalisme yang sebenarnya agar para pelajar dapat tumbuh bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karimun, Mastoer menyebutkan, kurangnya materi pelajaran mengenai pancasila saat ini. Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung apa yang telah dipaparkan oleh Divisi Hubas Polri bersama Polres Karimun.

“Kita sangat menyambut baik ya atas sosialisasi yang diberikan oleh Polri terkait paham radikal. Karena sekarang memang kurang sekali pelajaran mengenai Pancasila. Kita berharap kurikulum selanjutnya, paham pancasila dan sejarah perjuangan bangsa dapat diperbanyak,” ujarnya. (riandi)