Jakarta – Pemilu 2024 tidak lama lagi digelar. Para calon baik calon legistlatif (Caleg) maupun calon kepala daerah (Cakada) sedang melakukan persiapan, salah satunya mengincar calon konstituen atau pemilihnya nanti.
Untuk diketahui, bahwa pemilih pada Pemilu 2024 akan didominasi pemilih muda berusia 17-40 tahun, dengan jumlah sekitar 107 juta orang atau 53-55 persen dari total jumlah pemilih.
Hal tersebut disampaikan Anggota KPU RI August Mellaz menyatakan melalui keterangan tertulisnya sepeRti lendoot kutip dari infopublik, Minggu (12/2/2023).
August menuturkan, para pemilih muda perlu mengetahui dan memahami nilai penting dari penyelenggaraan pemilu sebagai sarana untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintah.
“Memilih para pemimpin bangsa kita itu menjadi penentu bagi keberlanjutan masa depan kita,” tambah August.
Menurut August, untuk menyosialisasikan pemahaman yang baik mengenai pemilu kepada para pemilih muda, maka KPU tidak bekerja sendiri.
KPU, ujar August, melibatkan berbagai pihak dalam menghadirkan program-program edukasi kepemiluan yang dapat diakses anak muda di antaranya bekerja sama dengan sekolah atau perguruan tinggi dalam menghadirkan program sosialiasi, seperti “KPU Goes to School” atau “KPU Goes to Campus”.
“Banyak program nanti yang akan menyasar teman-teman muda, misalnya KPU ‘Goes to School’ dan ‘Goes to Campus’. Bahkan di banyak tempat, misalnya di satuan kerja kami di tingkat kabupaten/kota banyak sekali permintaan dari kepala sekolah, guru di sekolah menengah atas agar KPU daerah memfasilitasi skema tentang tata cara pemilihan secara demokratis,” katanya. (*/mrj)

