Ilustrasi Mal Panbil yang dibangun Grup Panbil di Muka Kuning Batam. (istimewa)
Ilustrasi Mal Panbil yang dibangun Grup Panbil di Muka Kuning Batam. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com –  Pembangunan kota mandiri dan pelabuhan penumpang di Kabupaten Karimun yang dipusatkan di kawasan Coastal Area, Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun, oleh PT Jaya Annurya Karimun, mendapat tanggapan positif orang nomor satu di Kabupaten Karimun, Bupati Aunur Rafiq.

Rafiq mengatakan, dengan adanya pembangunan ini tentunya akan menyerap banyak tenaga kerja bagi warga Karimun. Rafiq berharap agar pihak pengembang dapat mengutamakan pekerja lokal.

“Kita dari pemerintah daerah sangat menyambut baik dengan adanya pembangunan ini. Tentunya pembangunan ini akan menyerap banyak tenaga kerja. Untuk itu Saya berharap pihak perusahaan dalam merekrut tenaga kerja dapat lebih mengutamakan pekerja lokal,” harap Rafiq.

Sebelum dilakukan pembangunan tersebut, PT Jaya Annurya Karimun menggelar pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun, siang tadi. Pertemuan itu untuk membahas rencana pembangunan kawasan pelabuhan dan kota mandiri yang akan dilakukan pihak perusahaan.

Direktur PT Jaya Annurya Karimun, Abdul Gapur mengatakan bahwa dampak dari pembangunan tersebut nantinya akan mengubah wajah Karimun menjadi sebuah kota baru yang mandiri sebagai pusat destinasi wisata.

“Untuk itu kami ingin bapak dan ibu dapat mendukung pembangunan yang kami lakukan di Coastal Area tersebut demi kemajuan Kabupaten Karimun,” kata Gapur, Senin (7/8/2017).

Gapur menjelaskan, untuk tahap awal pihaknya akan membangun kantor proyek dan dilanjutkan dengan melakukan reklamasi lalu akan membangun pelabuhan Hotel dan Mall di atas lahan seluas 5 Hektar.

“Tahap awal kita akan bangun kantor dulu, baru selanjutnya melakukan reklamasi dan setelah itu baru kita bangun pelabuhan, hotel dan mall, supaya ada perubahan dulu di wajah Kabupaten Karimun ini,” jelasnya.

Gapur menambahkan, kawasan seluas 95 hektare tersebut nantinya akan dibangun di kawasan seperti, area komersial terpadu, rumah toko (ruko), komplek olahraga, pelabuhan Roro, pelabuhan ferry, pasar rakyat, kawasan resindence, hotel dan mal. (ian/*)