Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan lesunya pertumbuhan investasi di Karimun akibat lesunya pertumbuhan ekonomi global. Hal itu disampaikannya saat menghadiri seminar bisnis bidang kelistrikan di Gedung Nasional, Tanjungbalai Karimun, Selasa (13/3/2018).

“Kondisi ini tidak hanya terjadi di Karimun, tetapi juga di daerah lain. Mengenai pembangunan infrastruktur terus kita lakukan, iklim investasi juga kondusif,” kata Rafiq.

Aunur Rafiq juga menyebut tidak ada perusahaan yang tutup atau berhenti beroperasi menyusul lesunya pertumbuhan investasi di daerah setempat dalam dua tahun terakhir.

“Pertumbuhan investasi memang stagnan, tapi tidak ada perusahaan yang tutup,” ucapnya.

Dia menegaskan tidak ada perusahaan yang tutup, kecuali pengurangan aktivitas seperti PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) yang dua tahun lalu menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja, kini melakukan pengurangan tenaga kerja.

“PT Saipem sedang tidak ada job. Jumlah karyawan yang semula mencapai 12.000 orang, sekarang tinggal sekitar 750 orang, dan akan dikurangi sampai pertengahan tahun sehingga tinggal 250 orang,” katanya.

Meskipun begitu, Bupati memperkirakan, perusahaan asal Italia itu kembali menerima order atau pesanan pada 2019. (ian)