Bupati Karimun Aunur Rafiq. (iyan)
Bupati Karimun Aunur Rafiq. (iyan)

Karimun, Lendoot.com – Tugas berat menanti pejabat yang baru dilantik Bupati Karimun, Aunur Rafiq belum lama ini. Khususnya bagi pejabat yang menduduki sebagai kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setingkat kepala dinas di Pemkab Karimun.

Apabila kinerja tidak mencapai target yang sudah ditentukan di  SKPD, maka mereka akan terancam dilakukan rotasi jabatan dan mutasi. Nada ancaman ini disampaikan Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat ditemui Lendoot.com di Universitas Karimun, Senin (9/1/2017).

“Fakta integritas sudah ditandatangani, artinya mereka siap sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kalau mereka tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik maka akan dilakukan teguran dan pada akhirnya dilakukan mutasi dan pencopotan jabatan,” kata Rafiq di sela-sela menghadiri pelantikan pejabat Struktural Universitas Karimun.

Rafiq menjelaskan, setelah para pejabat yang dilantik menandatangani perjanjian kinerja, mereka akan dipantau selama tiga bulan sekali melalui rapat evaluasi. Hal ini dilakukan untuk melihat hasil kinerja di Satuan kerja perangkat daerah yang dipimpin masing-masing kepala dinas.

“Ingat Kepala Dinas adalah membantu tugas-tugas kepala daerah, apabila amanah yang saya berikan berdasarkan perda nomor 7 Tahun 2016, tupoksinya tidak dapat dilakukan dengan baik, pada ujungkan akan dilakukan mutasi dan rotasi kembali,” jelas Rafiq.

Rafiq menambahkan, penandatanganan perjanjian kinerja ini akan diberlakukan sejak hari ini, Senin (9/1/2017) dan ini berlaku pada semua pejabat yang ada dilingkungan pemerintah Kabupaten Karimun termasuk juga sekertaris daerah.

“Perjanjian kinerja ini akan berlaku mulai hari ini, tadi sudah ditandatangani. Tanpa pengecualian termasuk sekertaris daerah,” ucap Rafiq. (ian)