Bupati Aunur Rafiq bersama Dirut Perusda Karimun Devanan Syam meninjau kios-kios di Pasar Teluk Uma yang baru diresmikan, siang tadi.
Bupati Aunur Rafiq bersama Dirut Perusda Karimun Devanan Syam meninjau kios-kios di Pasar Teluk Uma yang baru diresmikan, siang tadi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pasar Teluk Uma yang telah rampung direvitalisasi. Bupati Karimun meresmikan yang hadir meresmikan juga sekaligus menyerahkan secara simbolis kunci kios kepada para pedagang yang berhak atas kios tersebut, Selasa (31/1/2017).

Dalam sambutannya, Rafiq meminta kepada pihak Direktur Utama Perusda untuk tidak melakukan intervensi pendistribusian kios kepada pedagang. Rafiq meminta agar pengelola pasar harus transparan dan sesuai dengan aturan yang ada.

“Kita minta juga kepada pihak Perusda dalam melakukan pendistribusiannya agar tidak mengintervensi pedangang yang akan menempati kios di pasar Teluk Uma ini. Dan harus dilakukan sesuai dengan nomor urut undian masing-masing,” kata Rafiq.

Lebih lanjut Rafiq juga berpesan kepada pemilik kios dan lapak di pasar tersebut agar menjaga kebersihannya. “Kalau pasar bersih, kan pengunjung juga nyaman dan mau datang lagi. Makanya jaga kebersihanya ya pak, bu,” kata Rafiq.

Dirut Perusda Karimun Devanan Syam mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah  merevitalisasi di pasar Teluk Uma, Kecamatan Tebing tersebut. Alasannya, meski selama ini banyak permasalahan timbul, namun revitalisasi pasar ini akhirnya dapat selesai dikerjakan juga.

“Terima kasih kepada pemerintah dan tim revitalisasi sehingga pembangunan pasar Teluk Uma ini dapat selesai dilakukan. Mengingat banyaknya permasalahan yang ada saat pembangunan revitalisasi,” kata Dev Syam.

Seperti diungkapkan Rafiq, Dev Syam juga berpesan kepada para pedagang yang nantinya menempati pasar tersebut untuk selalu menjaga kebersihan pasar dan fasilitas yang ada.

“Kami minta kepada para pedagang yang mempunyai hak menempati tempat ini dapat menjaga pasar ini dengan baik. Jangan mentang-mentang ini dari pemerintah, lalu jadi suka-suka. Maka itu harus sama-sama kita jaga dengan baik,” pesan Dev Syam

Masih di tempat yang sama, Kadis Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral Pemkab Karimun, Muhammad Yosli menyampaikan pasar yang diresmikan ini dibangun mengunakan anggaran DAK tahun 2015. Pelaksanaan pembangunannya di tahun 2016 dengan anggaran Rp 1,4 Miliyar.

Yosli menjelaskan, revitalisasi yang dilakukan di pasar Teluk Uma ini mencakup diantaranya, pembangunan kios 18 unit dilengkapi meteran listrik, 1 unit kantor pengelola dilengkapi meteran listrik dan ac, 1 unit Mushollah, fasilitas tempat wudhu, toilet, mesin air, dan tangki penampungan air 2 buah.

Kemudian tiang dan lampur solarshell 5 unit, alat pemadam kebakatran 5 kg 4 buah, bak sampah fiber sorong 10 buah dan pot bunga serta tanaman 10 buah. (ian)