Karimun, Lendoot.com – Kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri terjamin aman hingga lima bulan ke depan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Cabang Batam, Meirizal Sudyadi, di Tanjung Balai Karimun, Senin (17/6/2024).
Meirizal menjelaskan bahwa saat ini Bulog memiliki cadangan beras di gudang untuk kebutuhan Batam dan Karimun mencapai 965.000 kilogram. Ditambah dengan 500 ton beras yang sedang dalam perjalanan dari Batam menuju pelabuhan Roro, total stok beras di Karimun mencapai 1.465.000 kilogram.
“Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 5 bulan ke depan,” ujar Meirizal.
Lebih lanjut, Meirizal menuturkan bahwa harga jual beras medium SPHP (Stabilisasi Harga Pangan Pemerintah) ke pengecer saat ini berkisar Rp11.300 per kilogram. Harga ini masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) yaitu maksimal Rp13.100 per kilogram di tingkat konsumen.
Meirizal menghimbau masyarakat untuk tidak khawatir dengan ketersediaan beras di Karimun. “Stok beras aman, baik di Kota Batam maupun di Kabupaten Karimun,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun, Basori mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pasokan beras, baik melalui distributor maupun Bulog.
“Kami berkoordinasi dengan distributor dan Bulog untuk memastikan pasokan beras dan komoditi sembako lainnya yang dipasok dari luar daerah,” jelas Basori.
Selain memastikan stok beras yang memadai, Bulog dan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun juga melakukan beberapa langkah untuk menjaga ketersediaan beras di Karimun, antara lain:
Melakukan operasi pasar secara rutin untuk menstabiliskan harga beras. Bekerjasama dengan distributor untuk memastikan kelancaran distribusi beras. Mendorong petani lokal untuk meningkatkan produksi beras.
Bulog Karimun mengimbau masyarakat agar membeli beras secukupnya sesuai kebutuhan. Tidak melakukan panic buying. Melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi penimbunan beras.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kebutuhan beras masyarakat di Karimun dapat terpenuhi dengan baik dan harga beras dapat terjaga stabil. (msa)

