Kepala Satlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kennedy.
Kepala Satlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kennedy.

Karimun, Lendoot.com – Pembuatan surat izin mengemudi (SIM) sepertinya akan semakin sulit. Pasalnya, Satlantas Polres Karimun akan memutuskan untuk memasukan syarat lulus tes psikologi dalam pembuatan SIM.

Kepala Satlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kennedy menjelaskan, tes psikologi ini untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan kejahatan pengemudi yang marak terjadi.

“Untuk mengurangi perilaku mengemudi yang berisiko membahayakan, tes ini diharapkan dapat mengurangi kecelakaan lalulintas (Lakalantas),” jelasnya, Jumat (18/1/2019) sore.

Kennedy mengatakan, tes psikologi ini nantinya akan dilakukan secara tertulis. Materinya lebih mengedepankan persepsi terhadap risiko dan stabilitas emosi.

“Salah satu syarat penerbitan SIM adalah kesehatan jasmani dan rohani. Kesehatan rohani dilakukan dengan tes terhadap beberapa aspek, yaitu; kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan penyesuaian diri, stabilitas emosi dan ketahanan kerja,” ujarnya.

Diketahui, pembuatan SIM dengan tes psikologi ini telah ditetapkan dalam Pasal 81 ayat 4 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain itu juga diatur dalam Pasal 36 Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi. (riandi)