Kacabjari Tanjungbatu, Aji Satrio Prakoso (dua dari kanan foto) saat meninjau PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu
Kacabjari Tanjungbatu, Aji Satrio Prakoso (dua dari kanan foto) saat meninjau PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu (Istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Kasus dugaan korupsi operasional Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirta Karimun cabang Tanjung Batu yang ditangani Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjung Batu terus bergulir.

Saat ini telah masuk ketahap pemeriksaan yang dilakukan oleh perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) BPKP Provinsi Kepulauan Riau.

Kacabjari Tanjung Batu, Aji Satrio Prakoso mengatakan petugas BPKP Kepri telah tiba dan mulai melakukan penghitungan kerugian negara pada Senin (26/11/2018).

“Pemeriksaan BKPP sekarang. Diperiksanya di Kantor Cabjari,” kata Aji.

Aji menyebutkan, diperkirakan pihak BPKP membutuhakan waktu hingga tiga hari untuk melakukan pemeriksaan berkas-berkas yang telah disita penyidik.

“Kira-kira mulai hari ini sampai hari Rabu,” ujarnya.

Sebelumnya penyidik Cabjari Tanjung Batu  telah melakukan penghitungan. Berdasarkan penghitungan tersebut, penyidik menemukan kerugian negara yang ditimbulkan sejak pertengahan tahun 2016 hingga tahun 2017 akhir mencapai Rp 400 juta lebih. (Parulian Turnip)