Karimun, Lendoot.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pusat telah banyak memutus kontraknya dengan Rumah Sakit yang belum memenuhi akreditasi.

Hanya saja, ini tidak berlaku bagi Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Karimun, Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi menyatakan tidak terjadi pemutusan kontrak, atau masih terus berlanjut.

“Karimun aman,” ujarnya, Senin (7/1/2019) saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya, dua rumah sakit yang ada di Kabupaten Karimun yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani dan RS Bakti Timah sudah terakreditasi dan memenuhi kredensial.

“Dua rumah sakit yang ada di wilayah kita sudah terakreditasi dan memenuhi kredensial,” tuturnya.

Rachmadi menambahkan, sedangkan untuk puskesmas belum dipersyarakatkan harus diakreditasi.  Namun, sebanyak 10 puskesmas yang ada di Kabupaten Karimun telah dinyatakan terakreditasi pada 2018.

“Kalau puskesmas belum dipersyaratkan, tapi puskesmas-puskesmas di Karimun sudah dinyatakan terakreditasi ada 10, dan tiga pukesmas lagi akan dilakukan penilaian pada tahun ini,” tambahnya.

Diketahui, akreditasi yang ditanyatakan oleh BPJS adalah syarat wajib. Sesuai dengan pasal 67 Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di untuk fasilitas kesehatan swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ketentuan persyaratan diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan. (riandi)