Kepala Dinas Tenaga Kerja Karimun, Hazmi Yuliansyah. (ist/net)
Kepala Dinas Tenaga Kerja Karimun, Hazmi Yuliansyah. (ist/net)

Karimun, Lendoot.com – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Karimun hingga saat ini belum juga terealisasi. Akibatnya anak-anak tempatan sulit meningkatkan keahliannya atau skill-nya sehingga kalah bersaing sebelum mereka dapat bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Karimun.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Karimun, Hazmi Yuliansah saat dikonfirmasi Lendoot.com, beberapa waktu lalu di Coastal Area mengatakan, bahwa pembangunan BLK sebenarnya telah diusulkan ke pemerintah pusat. Hanya saja usulan tersebut terkendala dengan aturan dari pemerintah pusat.

“Dulu sudah kita ajukan ke pusat dananya sekitar Rp 15 Miliyar. Tapi kemarin ada kebijakan dari pemerintah pusat bahwa mereka tidak membangun fisik cuman menyiapkan peralatannya saja,” kata Hazmi Yuliansah.

Hazmi menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang mencari solusi lain untuk mencari dana agar pembangunan BLK dapat dilakukan secepatnya.

“Kalau daerah mampu nanti akan secepatnya dibangun, atau bisa kita coba lewat kementrian yang lain. Namun tahun ini kita fokuskan dengan studi kelayakan dan DEDnya,” ucap Hazmi.

Sementara untuk lokasi pembangunan BLK, Hazmi menyebut nantinya akan dibangun di depan SMK I Binaan dengan luas lahan sekitar dua Hektare. (ian)