Bintan, Lendoot.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan menggelar Pagelaran Seni dan Budaya, Sabtu (21/04/18) pagi.

Acara serentak yang dilaksanakan se-Indonesia tersebut, juga dilaksanakan di Kabupaten Bintan di Lapangan Relief, Kijang Bintan Timur. Acara dimulai dengan pawai partai politik peserta pemilu Tahun 2019 antara lain Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Berkarya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Lalu PSI, Hanura, Demokrat, PDI Perjuangan, PKPI, Perindo dan Partai Gerindra. Adapun partai peserta pemilu Tahun 2019 secara nasional berjumlah 16 partai, namun sebagian partai tidak ambil bagian dalam pawai budaya peserta antara lain PKB, PPP, Partai Garuda, PBB.

Ketua KPU Kabupaten Bintan, Wandra Fadillah dalam sambutannya mengatakan bahwa acara tersebut merupakan strategi KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pemilu serentak Tahun 2019. Ia menyebut target pemilih nasional yang ditetapkan KPU Pusat adalah 77,5 % pemilih.

“Target pemilih nasional yang ditetapkan KPU adalah 77,5%,” kata Wandra.

Namun demikian lanjut wandra, penambahan target pemilih tersebut harus berbarengan dengan peningkatan kualitatif pemahaman pemilih dalam menggunakan hak pilihnya, khususnya untuk pemilih pemula.

Wandra juga menyampaikan Keputusan KPU RI Nomor 273 terkait penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Bintan untuk Pemilu yang akan datang.

“Berbarengan dengan peningkatan kualitatif pemahaman pemilih dalam menggunakan hak pilihnya”, lanjut Wandra.

Acara sosialisasi yang dikemas dalam kegiatan pagelaran seni dan budaya mengusung tema “Melalui Pagelaran Seni dan Budaya Membangun Pemilih Berdaulat Guna Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Bintan”.

Dalam pagelaran tersebut turut menampilkan penampilan Oji Syahputra, Marching Band SMPN 2 Bintan, Pencak Silat, Joget Dangkung dan undian doorprize.

Oji Syahputra dalam kesempatan tersebut mengajak pemilih pemula untuk turut serta berartisipasi dalam memberikan hak suara untuk memilih pemimpin yang akan datang. (Haris)

Sumber: Wartakepri.co.id