Masjid Abdul Gani. (ist)

Apa anda termasuk orang yang suka berpetualang sekaligus berwisata? Tetapi tidak memiliki cukup uang untuk merealisasikannya. Jangan buru-buru menyerah, Anda harus mencoba tujuan wisata yang satu ini, yakni Berwisata ke Pulau Buru.

Berwista ke Pulau Buru tebilang murah meriah. Tidak perlu mengeluarkan ongkos yang terbilang besar untuk dapat menikmati tujuh tujuan objek wisata sekaligus di satu tempat.

Perjalanan ke Pulau Buru diawali dari pelabuhan Boom Panjang KPK Tanjungbalai pagi hari sekitar pukul 9.00 WIB. Kita akan menaiki Speedboat  di pelabuhan tersebut. Dengan Speedboat kita akan merasakan sensasi perjalanan yang akan ditempuh sekitar 45 menit.

Dalam jarak waktu tempuh perjalanan itu, kita akan disuguhi pemandangan yang cukup menakjubkan. Puluhan hektare tanaman bakau di bibir pantai ikut mengiringi perjalanan kita yang tepat berada di kanan kiri pulau yang kita lalui. Pantai berpasir putih seolah menyapa kehadiran kita yang diriingi Semlilir angin laut menerpa membasuh wajah.

Mendekati pulau Buru, anda harus sudah memilih untuk merapat di salah satu pelabuhan, sebab terdapat dua pelabuhan di sana. Pelabuhan Kandis dan pelabuhan Buru. Agar lebih mudahnya, menuju ke tempat wisata tersebut, kita mencari Tour Guide di dekat dua pelabuhan tersebut

Untuk mencapai tujuh objek wisata di sana, tour guide akan  menyiapkan membantu mencarikan kendaraan pengangkut berupa ojek kendaraan bermotor.

Dengan menggunakan ojek, kita akan dapat dengan mudah mengunjungi satu objek wisata ke objek wisata lainnya karena tempatnya lumayan berjauhan.

Situs Makam Badang

Objek wisata peninggalan sejarah menjadi salah satu yang biasa paling awal dikunjungi karena dekat dengan pelabuhan. Objek wisata bersejarah itu di antaranya Makam Balong Siraga kemudian ke Makam si Badang.

Setelah ke dua situs makam bersejarah tersebut, kita bisa istirahat sejenak dengan mengunjungi pantai Tanjung Ambat. Di pantai ini kita bisa menikmati keindahan pasir putih pantai dengan panorama alam menghadap ke Pulau Moro di depannya.

Pantai Tanjung Ambat.

Usai menikmati wisata alam pantai, kita bisa langsung melawat ke peninggalan bersejarah berturut-turut ke Sumur Tua Batu Perigi Hj R Patimah, Klenteng Cetiya Dewa Bumi dan terakhir jika ingin menjalankan salat bisa di  Masjid Tertua di Kabupaten Karimun, Masjid Abdul Ghani.

Pemandian Air Panas

Sementara wisata alam lainnya yang penting untuk dikunjungi di ntaranya pemandian air panas di Tanjungutan. Untuk mencapai ke objek wisata tersebut, harus menggunakan angkutan laut lagi. Menyeberang karena pemandian air panas ini terpisah dari pulau Buru menuju ke Tanjung Utan, Kecamatan Buru. (muhamadsarih)