Konferensi pers tangkapan KPPBC Type Madya B Karimun, tadi siang. (ian)
Konferensi pers tangkapan KPPBC Type Madya B Karimun, tadi siang. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Awal 2017, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya B Tanjungbalai Karimun telah menggagalkan empat kali upaya penyeludupan.

Berbagai komoditi barang kena cukai dan barang larangan pembatasan dapat ditegah hanya dalam tempo satu bulan, yakni Januari 2017.

“Dalam kurun satu Bulan diawal Tahun ini yaitu di Januari kita sudah menggagalkan sebanyak empat kali penyeludupan,” kata Kepala KPPBC Tipe Madya B Tanjungbalai Karimun, Benhard kepada wartawan, tadi siang.

Berbagai komoditi barang kena cukai dan barang larangan pembatasan ini dapat ditegah di pelabuhan Roro Parit Rempat dan Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.

Benhard menjelaskan, barang-barang yang digagalkan tersebut diantaranya; Rokok khusus kawasan bebas merk Nise sebanyak 30 slop, merk Luffan 200 slop, Luffaman Mild 5 slop, dan Minuman beralkohol merk Red Label sebanyak 12 botol.

Selain barang-barang tersebut, diamankan juga tiga karung pakaian bekas yang ditinggal pemiliknya dari dalam kapal Ferry Tuah II berasal dari Kukup Malaysia tujuan Tanjungbalai Karimun.

Kemudian ada  juga buah-buahan seperti jeruk Mandarin sebanyak 73 karton, apel hijau lima karton, sweet orange satu karton dan sepatu bekas sebanyak 18 karung.

Jika ditaksir, kerugian negara dari barang selundupan tersebut, diperkirakan mencapai lebih dari Rp 70 jutaan rupiah dalam sebulan. Dari barang-barang lainnya kerugian negara sekitar Rp 22 juta, rokok sekitar Rp 17 juta dan buah-buah sekitar Rp 32 juta. (ian)