Karimun, Lendoot.com – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karimun Provinsi Kepri resmi mengirimkan surat kepada Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Surat ditertibkan, Jumat (3/8/2018) atau dua hari setelah dimulainya kegiatan pencanangan imunisasi MR di SMP 2 Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Surat ditandatangani ketua MUI Kabupaten Karimum, Drs H Kholif Ihda Rifai, dan Sekretaris, H Sufriadi dengan nomor 11/MUI-KK/VIII/2018.

Dalam isi surat tersebut MUI Karimun merekomendasikan kepada Bupati Karimun agar menunda sementara waktu pemberian vaksin MR khususnya kepada peserta didik muslim hingga ada kejelasan status kehalalan vaksin dari MUI pusat.

Sebelumnya Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, pelaksanaan imunisasi MR merujuk dari pada surat Mendagri, Gubernur Kepri.

“Masih ada multitafsir tentang masalah halal tidaknya vaksin MR. Belum adanya ederan dari Mendagri dan Gubernur, kita tetap jalan atau melaksanakannya,” ucap Rafiq.

Dikatakan Rafiq dalam masalah ini ada penafsiran yang perlu dicermati kembali. Selain itu Dinkes Karimun melaksanakan kampanye vaksin MR berdasarkan surat rujukan dari Mendagri dan Gubernur Kepri. (Parulian Turnip)