Karimun, Lendoot.com – Kampung Teluk Uma, Kecamatan Tebing, dijadikan kampung pengawasan Pemilu 2019 oleh Bawaslu Kabupaten Karimun, Minggu (31/3/2019) sore.

Pembentukan kampung pengawasan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Anggota Bawaslu RI, M Afifudin dan dilanjutkan dengan peninjauan posko pengaduan jika mana terdapat penemuan mani politik dalam pemilu.

M Afifudin mengatakan, untuk mengantisipasi adanya politik uang yang dilakukan peserta pemilu, peran seluruh masyarakat juga sangatlah penting untuk bersama-sama mengawasi.

“Politik uang ini bisa menimbulkan masalah. Karena Politik uang ini beda dengan sedekah, politik uang adalah menggadaikan pilihan kita dengan rupiah yang berdampak di lima tahun kedepan. Sebab kita tidak dapat lagi menagih janjinya,” ujarnya.

Afifudin menjelaskan, Bawaslu memiliki tiga tugas pokok, yakni pencegahan dengan menyampaikan larangan pada proses pemilu, pengawasan serta melakukan penindakan hukum.

“Jika sudah dicegah dan diawasi namun masih ditemukan pelanggaran maka akan ditindak. Oleh karena itu percayakan pemilu ini kepada penyelenggara institusi,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun Nurhidayat, Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko, Dandim 0317/TBK Letkol Arm Rizal Analdie, Komisioner Bawaslu Karimun, Kapolsek Tebing AKP Fian Agung Wibowo, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (riandi)