Karimun, Lendoot.com – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun mulai memproses beberapa laporan dugaan pelanggaran pemilu 2019.

Belum lama ini Bawaslu memproses
satu dugaan pelanggaran politik uang di Kecamatan Moro yang melibatkan tiga caleg dari salah satu partai peserta pemilu.

Kasus dugaan pelanggaran ini telah dilimpahkan pihak Bawaslu ke penyidik kepolisian Polres Karimun. Selain itu Bawaslu juga telah menerima beberapa laporan pelanggaran administrasi dari masyarakat. Di mana dua diantaranya telah diregistrasi.

“Sampai saat ini sudah dua yang kita register,” kata anggota Bawaslu Kabupaten Karimun, Tiuridah Silitonga.

Bentuk pelanggaran adminiatrasi yang ditemukan diantaranya kampanye tidak mengikuti mekanismen aturan. Seperti tidak melapornya peserta pemilu kepada aparat kepolisian dan KPU sebelum melakukan kampanye.

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu, Nurhidayat mengaku pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dengan sosialisasi dan menyurati partai politik peserta pemilu.

“Upaya pencegahan kita rasa sudah cukup. Sosialisasi juga sudah kita lakukan, jika ditemukan lagi maka kita akan menindak lanjutinya,” ucapnya.

Agar tak terjadi pelanggaran Nurhidayat mengimbau kepada seluruh pimpinan-pimpinan partai, caleg dan masyarajat yang melakukan kampanye agar dapat mentaati aturan pemilu. (Parulian Turnip)