Karimun, Lendoot.com – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun membuka posko pengaduan pelanggaran pemilu hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nurhidayat mengatakan dengan dibukanya posko pengaduan ini masyarakat yang menemukan adanya dugaan pelanggaran dapat langsung melaporkan ke posko pengaduan.

“Jadi masyarakat yang berada di luar pulau Karimun besar bisa langsung mengadukan ke posko yang kita sediakan, tidak mesti datang ke kantor Bawaslu,” kata Nurhidayat.

Nurhidayat menyebut, untuk posko pengaduan ini tersedia di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

Namun dijelaskan Nurhidayat, laporan yang masuk ke posko tingkat kelurahan atau desa tidak akan ditindak lanjuti secara langsung oleh petugas.

“Panwas kelurahan dan desa tidak menindaklanjuti langsung. Tapi Panwaslu kelurahan akan ke bawaslu kecamatan membawa pelapor dan bukti- bukti. Sedangkan yang melapor ke Bawaslu Kabupaten akan langsung diterima divisi hukum dan pelanggaran pemilu,” jelasnya.

Disampaikan Nurhidayat untuk pelanggaran pemilu dapat berupa pelanggaran pidana, administrasi serta kode etik. Sementara masyarakat yang ingin melaporkan pelanggaran harus memenuhi syarat formil dan materil.

Di mana si pelapor harus jelas identitasnya, dapat menguraikan peristiwa pelanggaran serta memiliki saksi dan barang bukti. (Parulian Turnip)