Karimun, Lendoot.com – Kantor Syahbadar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Tanjungbalai Karimun sudah memanggil dan menegur pemilik dan nahkoda kapal yang membawa penumpang over kapasitas.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Keselamatan (KSOP) Karimun, Syahrinaldi terkait nakhoda kapal SB Satria Express 8 tujuan dari Urung menuju ke pelabuhan KPK yang membawa penumpang hingga over kapasitas pada, Rabu (22/8/2018) kemarin.

“Sudah kita panggil pemilik dan nahkoda kapal, dan kita berikan peringatan. Kita juga sudah koordinasi dengan kantor Syahbandar Tanjungbatu,” kata Syahrinaldi saat dihubungi wartawan, Kamis (23/8/2018).

Selain memanggil pemilik dan nahkoda kapal SB Satria Express 8, pihaknya juga memberikan peringatan tegas dan ancam mencabut izin trayek jika kejadian serupa kembali terjadi.

“Kalau masih terulang, kita tidak segan-segan mencabut izin trayeknya, tentunya kita harus berkoordinasi dengan pihak Dishub Karimun,” kata Syahrinaldi.

Kejadian over kapasitas yang dialami oleh SB Satria Express 8 dikarenakan banyaknya penumpang yang hendak menyebrang ke Tanjungbalai Karimun. Sementara itu, jam keberangkatan kapal merupakan kapal terakhir.

Speed boat penumpang tersebut bertolak dari Urung dengan tujuan pelabuhan Rakyat KPK Tanjungbalai Karimun. Karena melebihi kapasitas penumpang SB Satria tersebut mengalamai kerusakan, satu  dari tiga mesin mati mendadak. (Parulian Turnip)