Karimun, Lendoot.com – Bagi para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 yang tidak lulus Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) kembali mendapat angin segar.

Pasalnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI mengeluarkan kebijakan baru.

Kebijakan itu dikeluarkan setelah banyaknya pelamar yang tidak lulus passing grade di seluruh Indonesia yang membuat tidak terpenuhinya kebutuhan formasi atau penerimaan,

Seperti tertera di dalam Surat Keputusan (SK) nomor 61 tahun 2018 yang ditetapkan Menpan RB RI, Syafruddin. SK yang ditetapkan pada tanggal 19 November 2018 itu berisi mengenai optimalisasi pemenuhan kebutuhan atau formasi pegawai negeri sipil dalam seleksi CPNS tahun 2018.

Beberapa pertimbangan yang disampaikan di dalam kebijakan, adalah karena tingkat kesulitan soal SKD CPNS tahun 2018 sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yang menyebabkan terbatasnya jumlah kelulusan seperti tidak terpenuhinya kebutuhan atau formasi yang telah ditetapkan.

Pertimbangan lain alokasi kebutuhan penerimaan perlu dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan PNS yang memadai dan tetap mempertimbangkan kualitas agar fungsi pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dapat lebih baik.

Berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemenpan RB, maka beberapa orang pelamar di formasi-formasi tersebut akan dapat melanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kesempatan kedua ini terbuka pada formasi penempatan yang pelamarnya sama sekali tidak ada mencapai nilai passing grade.

Namun untuk kepastian dari kebijakan baru tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Karimun, Sudarmadi melalui Kasi Pengadaan Mutasi dan Informasi, Kiki Rahmadi mengatakan pihaknya masih belum bisa menjabarkannya.

Kiki mengatakan, pihaknya masih tengah memastikan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak terjadi multi tafsir.

“Ini mau ke Jakarta untuk membahas itu. Takutnya nanti ada multi tafsir. Ada juga beberapa persoalan yang kita ragukan,” kata Kiki yang dihubungi , Kamis (22/11/2018).

Apabila telah mendapatkan kejelasan, Kiki berjanji untuk mengumumkannya. Ia juga menyebutkan proses selanjutnya akan disampaikan melalui website BKPSDM Kabupaten Karimun dan website BKN RI. (Parulian Turnip)