Karimun, Lendoot.com – Bantuan dana untuk biaya perobatan bagi kedua bayi di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun yakni, Hanifah dan Afiadi terus mengalir dari berbagai pihak yang simpati terhadap kondisi kedua bayi tersebut.

Diketahui bayi Hanifah warga Alor Jongkong yang berusia lima bulan mengalami kebocoran di bagian jantung dan Afiadi warga Pelambung yang berusia satu bulan lebih memiliki benjolan di bagian atas kepalanya.

Keduanya tidak dapat diobati di rumah sakit yang ada di Kepri dan harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap.

Bukan hanya bantuan yang diberikan oleh pejabat-pejabat dan beberapa instansi di Karimun. Simpati juga datang dari organisasi-organisasi pemuda dengan cara menggalang dana ke masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa kelompok pemuda Karimun, yakni OI Serdadu Bumi Berazam, Scooteris Karimun dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Gabungan beberapa organisasi ini melakukan penggalangan dana dengan cara turun ke lampu merah, pasar dan tempat wisata. Uniknya mereka juga menggalang dana dengan cara mengamen pada malam hari.

Koordinator kegiatan, Ahmad Fauzan Saputra mengatakan aksi galang dana dilakasanakan sejak Selasa (31/7/2018) hingga Minggu (5/8/2018). Dana tersebut digunakan untuk membantu mengurangi beban keluarga kedua bayi.

“Alhamdulillah baru dua hari kita lakukan aksi telah terkumpul Rp 13 juta lebih. Ada juga yang transfer ke kita seperti kawan-kawan yang kerja di kapal,” kata Fauzan, Jumat (3/8/2018).

Hingga saat ini kedua keluarga yang bayinya mengalami penyakit langka masih di Karimun dan belum ada yang berangkat ke luar Karimun untuk mendapat perawatan medis. (Parulian Turnip)