RUPS Bank Riau Kepri Tahun 2016
RUPS Bank Riau Kepri Tahun 2016

PEKANBARU –¬†Direktur Utama Bank Riau Kepri Irvandi Gustari mengatakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan pada Jumat (3/3/2017) akan meminta persetujuan dari pemegang saham, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Kepri dan beberapa pemerintah kabupaten. Mengenai¬†penjualan obligasi Rp1.5 triliun yang akan diluncurkan tahun ini.

“Bank Riau Kepri akan menyasar obligasi rating A senilai Rp1.5 triliun. Sebenarnya, Bank Riau Kepri siap menjualkan obligasi senilai Rp5 triliun. Namun, ini tahap awal,” katanya, Kamis (2/3/2017). Seperti dilansir Bisnis.com

Irvandi memprediksi dana kredit akan lebih tinggi dari pada dana himpunan pada lima tahun mendatang, Penjualan obligasi ini bertujuan untuk meback up dana jangka panjang. “Artinya, bukan berarti, Bank Riau Kepri tidak punya uang. Tapi, untuk mengatasi kekurangan dana jangka panjang,” katanya.

Dalam RUPS tahunan tersebut, Bank Riau Kepri juga akan melaporkan laba, dana himpunan, dan realisasi kredit selama setahun terakhir. Irvandi mengatakan Bank Riau Kepri membukukan laba Rp415 miliar di sepanjang tahun lalu. Tahun ini, BPD provinsi bumi melayu tersebut akan menargetkan laba Rp607 miliar.

“Ini pencapaian yang baik meski perekonomian regional, nasional dan daerah tidak sesuai yang diharapkan,” kata Irvandi.

Workshop Penerbitan Obligasi Bank Riau Kepri
Workshop Penerbitan Obligasi Bank Riau Kepri

Untuk mendapatkan penjualan obligasi Bank Riau Kepri akan melewati beberapa tahapan, diantaranya proses administrasi dan hukum, persetujuan dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Bank Riau Kepri menargetkan program ini bisa di launching September mendatang.

Dalam RUPS tersebut juga akan membahas tentang Pemisahan (Spin Off) Bank Riau Kepri antara konvensional dengan Syariah, menjadi agenda pada Rapat Pemegang Saham Umum Luar Biasa (RUPS-LB) direncanakan akan berlangsung esok malam, Jumat, 3 Maret 2017, mulai pukul 19.00 WIB, di Ballroom Dang Merdu Lt 4, Gedung Balai Dang Merdu.

“Ada beberapa nama calon komisaris dan bebrapa nama direksi yang sudah disetujui OJK. Nama-nama itu akan dipilih oleh pemegang saham. Saya tidak bisa menjelaskan siapa-siapa kandidatnya,” jelas Irvandi.(*)