Lingga, Lendoot.com – Tanaman kopi yang biasa tumbuh di dataran tinggi, ternyata juga berhasil tumbuh dengan subur di dataran rendah, seperti di Dabo Singkep.
Tanaman kopi dari Aceh yang awalnya coba-coba ditanam Salmizi di perkebunannya di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri itu, tumbuh subur. Bahkan, kinio sudah mulai berbuah lebat.
Lahan seluas satu hektar miliknya ini berhasil tunmbuggh ratusan batang pohon kopi. Tanaman ini berawaal dari ide menanam kopi yang sudah sejak lama diidam-idamkan Salmizin, namun baru dapat dijalankannya sejak tiga tahun terakhir.
Awalnya tanaman kopi ini banyak yang meragukan tumbuh di Dabo Singkep Lingga. Alasannya karena dinilai tidak cocok di daratan Dabo Singkep yang cenderung beriklim panas.
Berkat keuletan dan sejumlah percobaan ternyata ia berhasil membudidayakan tanaman kopi. Saat ini sudah ada 300 batang pohon kopi dari satu jenis varietas.
“Awalnya saya pesimis apakah kopi ini bisa hidup ditanam di dataran rendah seperti ini. Maka saya coba beli bibit mulai dari biji kemudian di semai ternyata tanaman kopi ini hidup,” kata Salmizi saat ditemui di kebun kopinya, belum lama ini.
Menurut Salmizi di daerah yang terbuka yang mataharinya yang tidak melindung dari pohon, tanaman kopi ini sulit tumbuh karena daunnya menjadi kering dan menguning.
“Tapi kalau dilindungi dari sinar matahari dan berada di bawah pohon lain, tanaman kopi ini akan tumbuh dan berbuah. Dan sudah bisa dipanen, ternyata kopi bisa di tanam di Dabo dengan kondisi tidak di ketinggian,” jelasnya.
Diketahui bahwa Salmizi telah memanen sebanyak 4 kali panen, dengan jumlah yang cukup banyak.“Meski jumlahnya belum cukup banyak namun ini kan kita sambil-sambil mencoba dan ternyata ini dapat dikembangkan untuk kedepanya,” ujarnya
Ia menceritakan awalnya menanam kopi, dimana ia hanya coba-coba, karena ingin cari sesuatu yang beda dari tanaman lainnya.
“Kalau pinang biasa orang tanam, maka saat itu saya coba tanam kopi dan Alhamdulillah juga tumbuh dan berbuah,” pungkasnya. (msa)

