Bupati Karimun, Aunur Rafiq didampingi Dirut Perusda, Devanan Syam saat meninjau bangunan Dinas Perikanan di Pasar Puan Maimun yang akan dijadikan tempat para pedagang ikan di Puakang sore tadi
Bupati Karimun, Aunur Rafiq didampingi Dirut Perusda, Devanan Syam saat meninjau bangunan Dinas Perikanan di Pasar Puan Maimun yang akan dijadikan tempat para pedagang ikan di Puakang sore tadi (ian)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meninjau kios Dinas Perikanan Kabupaten Karimun di Pasar Puan Maimun yang akan dijadikan sebagai tempat penampungan sementara para pedagang ikan di Jalan Haji Arab, Puakang.

“Untuk sementara tempat ini akan difungsikan sebagai lapak pedagang ikan yang ada di Puakang, kita harapkan mereka punya kesadaran untuk pindah ke sini,” kata Rafiq saat ditemui di Pasar Puan Maimun, Jumat (19/1/2018) sore.

Rafiq mengatakan, di kios tersebut nantinya dapat menampung sekitar 16 hingga 18 pedagang ikan yang ada di Puakang. Sedangkan untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh Perusda.

“Kemarin sudah di data dan jumlahnya ada 18 pedagang ikan, diharapkan dibukanya lapak ikan di sini akan menghidupkan pasar Puan Maimun, karena apabila ini dibuka sore, mungkin akan sama-sama berjualan di sini,” ucap Rafiq.

Ia menambahkan, untuk awal para pedagang tidak akan dipungut biaya sewa. Dengan disiapkannya tempat ini Rafiq menegaskan bahwa para pedagang di Puakang tidak akan diperbolehkan lagi untuk berjualan di sana.

Sementara itu, Dirut Perusda Karimun, Devanan Syam menyampaikan sebelum para pedagang dipindahkan ke tempat yang baru, pihaknya akan menyiapkan fasilitas di tempat tersebut, meliputi air dan listrik. Pihaknya juga menargetkan awal Februari para pedagang sudah dapat dipindahkan ke tempat ini.

“Tahap awal kita akan siapkan fasilitasnya dulu, kita tidak memikirkan untuk pemasukan Perusda dulu lah, paling tidak sudah mengatasi masalah pedagang di Haji Arab, Puakang agar mereka dapat tempat dan berjualan dengan tertib di sini,” ujar Devanan Syam.

Terkait biaya sewa tempat, Dev menyebut pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan para pedagang. “Sesuai dengan permintaan pak Bupati, kita berikan gratis sewa 1 bulan maksimal 2 bulan,” ucap Dev. (ian)