Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Assessor Pariwisata Batam-Kepulauan Riau kini Bertambah 20 Orang

Sebanyak 20 orang pelaku pariwisata berasal dari Batam, Kepulauan Riau usai menjalani kelas Workplace Assessor di bidang pariwisata di hotel Zest Harbour Bay, Batam, kemarin. (ft lsprajawalihospitalitynusantara)

Sebanyak 20 orang pelaku pariwisata berasal dari Batam, Kepulauan Riau usai menjalani kelas Workplace Assessor di bidang pariwisata di hotel Zest Harbour Bay, Batam, kemarin. (ft lsprajawalihospitalitynusantara)

Batam, Lendoot.com – Assessor Pariwisata yang ada di Kota Batam Provinsi Kepulau Riau kini bertambah menjadi 20 orang. Ini setelah mereka sukses menjalani kelas Workplace Assessor di bidang pariwisata di hotel Zest Harbour Bay – Batam, kemarin.

Pelatihan yang diselengarakan LSP Rajawali Hospitality Nusantara  ini diiuktu sebanyak 20 peserta. Peserta pelatihan asesssor pariwisata ini berasal dari berbagai bidang industri pariwisata, mulai dari penyelenggara MICE atau Meeting Incentive Conference, penyelanggara tour, agen perjalanan atau travel sampai penyelenggara golf.

Pelaksanaan uji kompetensi atau penilaian berbasis kompetensi di sekitar pariwisata, mensyaratkan tersedianya Asesor Kompetensi (Workplace Asesor). Ini sebagai salah satu komponen utama dalam proses penilaian.

Penilai memiliki posisi penting dan peran strategis karena akan sangat menentukan kualitas uji kompetensi yang dilakukan Assesor.

Dengan kompetensi dan kewenangan yang dimiliki, mereka dapat memutuskan seseorang sudah kompeten atau belum kompeten terhadap unit standar kompetensi yang dinilai di profesinya masing masing dibidang industri pariwisata dan hospitality seperti tour planner, tour guide, MICE executive, front office staff, housekeeping staff dan bidang ekonomi creativ lainya.

Asesor tidak hanya dituntut untuk mampu menilai kompetensi seseorang, tetapi harus mampu membimbing dan mengarahkan peserta uji untuk dapat menampilkan seluruh kemampuan terbaik yang dimilikinya dalam memenuhi bukti-bukti yang dipersyaratkan pada satu kelompok unit kompetensi tertentu. Berkaitan dengan hal tersebut perlu dipersiapkan asesor yang qualified dan certified.

Kelas Workplace Assessor ini dipandu oleh master assessor yang sudah berpengalaman di bidangnya, yaitu Vera Damayanti dan Asep Heryad S.

Lebih dari 25 modul dan dokumens di pelajari secara sistimatik untuk terukur guna menciptakan assessor bermutu dan dapat di pertanggung jawabkan.

“Modul yang diajarkan di antaranya ialah  merencanakan aktivitas dan prosess assesmen (MAPA) berbagai macam check list, tugas praktik demontrasi, observasi, rekaman assesmen kompetisi, laporan assesmen, meninjau prosess assesmen serta memberikan kontribusi dalam validasi assesmen dan masih banyak lagi.  Kelas Workplace Assesor 4 hari ini ini berlangsung dengan riang gembira dan tentunya tetap serius serta fokus,” ujarnya.

Hari keempat merupakan hari yang sangat menentukan bagi para peserta. Workplace Assesor ini diuji oleh Master Assessor penguji yaitu; Nurul Indah Susanti dan Bernadetha.

Peserta harus melewati ujian pertanyaan tertulis esai, pertanyan tertulis pilihan ganda, praktik prosess assesi dan tanya jawab lisan.

Dr Suyono adalah salah satu peserta yang juga Ketua Persatuan Golf Indonesia Batam (PGI) mengatakan, ini adalah pengalaman sangat berharga yang tak akan terlupakan dalam hal mengikuti proses belajar Workpalce Assesor mendapatkan qualifikasi sebagai assesor pariwisata.

Sumantri, seorang peserta lainnya yang juga merupakan CEO dari Fusion Adventure Travel Agency mengatakan proses belajar empat hari ini adalah proses yang sangat luar biasa.

“Alhamdulilah semua lulus, dan saya pun dapat kembali menjadi Assessor Pariwisata setelah sebelumnya sertifikat sudah melewati masa berlaku atau expired,” ujarnya. (rst)

Exit mobile version