Karimun, lendoot.com – Arianti (43) warga Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing yang kesehariannta berjualan di Kantin SMPN 2 Tebing Binaan Karimun, kini hanya dapat terbaring lemas di atas kasur setelah divonis dokter menderita tumor usus.

Sudah seminggu belakangan, Ibu enam anak tersebut hanya dapat terbaring menahan sakit. Bahkan, untuk makan ia hanya dapat mengkonsumsi jus dan quaker guna memenuhi gizinya. Sedangkan makanan lain seperti nasi membuat perutnya terasa sakit.

Tumor usus yang sudah menyebar ke bagian liver itu, diketahui setelah Arianti memeriksakan keluhannya ke Puskesmas di Karimun. Pada awalnya, ia hanya mengira itu sakit perut biasa, namun setelah diperiksa dibagian ususnya terdapat tumor.

“Mulanya hanya sakit perut biasa saja, namun setelah dicek ke dokter terlihat ada sesuatu yang mencurigakan dibagian usus. Untuk memastikan penyakit itu, selanjutnya dokter meminta melakukan MSCT Scan di RSUD M Sani dan ternyata ada tumor dibagian ususnya,” kata suami Arianti Budi Sunaryanto (46) ditemui dirumahnya.

Ia menyebutkan, sejak divonis tumor usus, kondisi Arianti semakin memburuk. Bagian perutnya hari ke hari semakin membesar. Dokter RSUD yang menanganinya, menurut Budi meminta untuk segera membawa Arianti ke RS Otorita Batam guna melakukan operasi.

“Harus di bawa ke Batam, karena disini belum bisa melakukan operasi. Sebenarnya sudah sejak Jumat (2/8/2019) lalu diminta langsung ke Batam, namun belum ada biaya,” katanya.

Kondisi ekonomi dan keterbatasan ruang gerak pihak keluarga, menjadi kendala pengobatan Arianti. Biasanya, sepasang suami istri itu berjualan setiap hari di Kantin SMPN 2 Tebing Karimun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Iya dengan kondisi seperti ini kita terus berupaya. Pihak keluarga juga sudah berkumpul untuk membantu Arianti, tetangga dan beberapa kenalan juga sudah datang. Rencananya besok kita akan bawa ke RS Otorita Batam untuk pengobatan kemo therapy dengan dana seadanya,” katanya.

Arianti yang berasal dari keluarga sederhana itu membutuhkan bantuan para dermawan untuk pengobatan penyakit dideritanya. Para dermawan dapat langsung menghubungi suami Arianti Budi Sunarianto dengan nomor handphone 082287548439 untuk membantu meringankan biaya pengobatan yang bersangkutan. (ricky)