Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim (ian)

Karimun, Lendoot.com – Maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar SMP, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim siapkan enam langkah untuk mengantisipasi masukknya narkoba di lingkungan sekolah.

Hal tersebut disampaikan Bakri Hasyim saat menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Narkotika di kalangan Pelajar di ruang aula SMPN 2 Binaan, Kecamatan Tebing, Sabtu (23/9/2017) pagi lalu.

Keenam langkah tersebut yakni, pertama meningkatkan pengawasan di dalam lingkungan sekolah, hal tersebut dapat dilakukan dengan peran aktif para guru di sekolah dalam mengawasi siswa-siswinya.

Kedua yaitu, membentuk Satuan tugas (Satgas) anti narkoba, dimana nantinya tugas dari para Satgas ini adalah untuk melakukan kegiatan ataupun sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada teman-temannya di sekolah.

Ketiga, mengundang orang tua dan menyampaikan hasil dari pertemuan tentang bahayanya narkoba. Sehingga setelah diundang para orang tua mereka dapat lebih berperan aktif di dalam keluarga khususnya pada anak sehingga tidak terlibat narkoba.

Keempat, meningkatkan koordinasi antara kepala sekolah dan guru. Dengan adanya koordinasi yang baik segala kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan karakter siswa dapat berjalan dengan baik. Kelima yakni, mengaktifkan peran guru BP dan keenam meningkatkan ektra kulikuler yang ada di sekolah seperti kegiatan rohani

Menurut Bakri Hasyim, memerangi masalah narkoba  di sekolah tidak dapat dilakukan oleh pihak Sekolah ataupun guru, namun memerlukan peran serta orang tua dan semua elemen masyarakat dan penegak hukum yang ada.

“Memerangi narkoba tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan guru di sekolah, tapi perlu peran orang tua dan semua masyarakat,” ucap Bakri. (ian)