Ri (mengenakan baju tahanan) saat diperiksa polisi di Mapolsek Balai, belum lama ini. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Bocah yang belum genap berusia 17 tahun atau masih termasuk anak di bawah umur, Ri, sudah melakukan aksi pencuriannya di 23 TKP (tempat kejadian perkara) di Karimun.

Ri telah berkali-kali melakukan tindak pencurian di antaranya konter handphone, warung kelontong, mini market. Cara melakukannya, Ri  memantau terlebih dahulu target dan beraksi dengan cara masuk melalui jendela saat kondisi sekitar aman.

“Saya sudah mencuri di 23 tempat (TKP). Di konter belakang Asli Mart saja sudah tiga kali,” kata Ri kepada anggota Polsek Tanjung Balai Kota setelah ditangkap dan mendekam di jeruji besi markas Polsek tersebut.

Kapolsek Balai, AKP Lulik Febyantara mengatakan, laporan yang masuk ke Polsek Balai sebanyak delapan kasus. Bbarang bukti yang diamankan dari Ri yakni, 14 ponsel, lima slop rokok dan satu unit sepeda motor jenis Matic. Selain itu Ri juga telah menjual belasan ponsel hasil curian lain ke penadah di berbagai tempat.

Sebelumnya, Ri ditangkap anggota Polsek Tanjungbalai Karimun di depan Asli Mart, Sei Lakam, Selasa (15/8/2017) sekira pukul 17.45 WIB. Ri ditangkap karena diduga menjadi pelaku tindak pidana pencurian dan pemberatan.

Penangkapan Ri berawal ketika Polsek Balai mendapatkan laporan dari seorang pemilik konter ponsel yang berada di kawasan Sei Lakam pada Jumat (11/8/2017). Setelah melakukan penyelidikan, pelaku mengarah ke Ri.

Sebelum tertangkap, diketahui Ri sedang berada di Selat Panjang. Namun ketika Unit Reskrim Polsek Balai Karimun memburunya ke ibu kota Kabupaten Meranti, Provinsi Riau itu, Ri ternyata telah kembali ke Karimun.

“Tersangka sempat melarikan diri ke Selat Panjang, anggota kita sudah coba mengejar kesana tapi belum membuahkan hasil. Namun dia kembali lagi dan kita dapat laporan bahwa yang bersangkutan ada di depan Asli Mart dan langsung kita amankan,” kata Lulik. (ian/sjs)