Contoh skimming atau alat untuk membobol ATM nasabah bank. (foto istimewa)
Contoh skimming atau alat untuk membobol ATM nasabah bank. (foto istimewa)

Karimun, Lendoot.com –  Nasabah Bank BNI yang ATM-nya dibobol di Karimun, akhirnya dapat bernafas lega. Setelah sehari sebelumnya uang di rekeningnya terkuras karena aksi pembobolan, Selasa (6/2/2017), akhirnya pihak bank mengganti semuanya.

“Setelah melapor, Alhmadulillah melegakan. Bagus tanggapan  pihak bank-nya. Besok katanya diproses, dan dana atau uang akan digantinya,” kata Nurman kepada Lendoot.com, pagi tadi.

Dari informasi pihak bank, Nurman merupakan korban dari pembobolan ATM yang terjadi bulan sebelumnya. “Kata pihak bank, ini sisa data yang lama. Yang diskimmer dulu itu. Katanya penarikannya di Malaysia,” jelasnya.

Sebelumnya, Senin (5/2/2017), Nurman kepada Lendoot.com melaporkan kasus pembobolan rekeningnya.

Dia yang mengaku sebagai nasabah bank BNI di Karimun itu mengabarkan ATM-nya telah dibobol orang tak dikenal. “Barusan rekening saya dibobol. Padahal posisi saya di rumah,” kata Nurman kepada Lendoot.com.

Siangnya, Nurman mengaku mendapatkan pesan singkat elektronik dari 3346 sebanyak dua kali. Pertama, ada berita dana yang keluar dari rekeningnya untuk biaya Cirrus Tunai. “Kedua, beritanya ada penarikan tunai,” ujarnya.

Tak menunggu lama, akhirnya Nurman menghubungi call center Bank BNI. “Alhamdulillah, barusan ada tanggapan dari pihak BNI. Sangat menenangkan,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, seratusan nasabah beberapa bank di Karimun dibobol. Saat itu uang nasabah yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah raib karena dibobol peretas yang menggunakan alat skimmer.

Saat itu, pihak bank setempat memberikan jaminan kepada nasabah yang uang di rekening banknya dibobol tersebut. (sjs)