Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Taman Bunga Dialihkan ke Parit Rampak Gegare ini

Bupati Karimun Aunur Rafiq memberikan perhatian penuhnya terhadap ketersediaan barang kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan kondisi pelabuhan bongkar muat sebagai akses masuk utama barang-barang kebutuhan masyarakat harus segera dapat beraktivitas kembali, setelah sebelumnya terjadi kecelakaan Kapal Gloria I menambrak Pelabuhan Bongkar Muat Taman Bunga. “Jadi sambil menunggu perbaikan, aktivitas bongkar muat harus tetap berjalan agar ketersediaan barang-barang kebutuhan masyarakat bisa tetap berjalan. Apalagi ini menjelang Ramadan,” ujar Bupati Aunur Rafiq.

Karimun, Lendoot.com – Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Taman Bunga, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau akan dialihkan ke Pelabuhan Parit Rampak, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral.

Pengalihan sementara itu, disebabkan kondisi pelabuhan Taman Bunga yang alami kerusakan akibat tertabrak kapal pengangkut barang pada Januari lalu.

Karena kejadian itu juga, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Taman Bunga harus menganggur hingga saat ini.

Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat pembahasan terkait Pelabuhan Bongkar Muat mengatakan, aktivitas pelabuhan bongkar muat, untuk sementara harus dipindahkan akibat terjadi kerusakan sepanjang 20 meter akibat dihantam KM Gloria.

“Pemindahan ini kita lakukan agar tidak terjadi simpang siur terkait kondisi tanpa aktivitas di pelabuhan bongkar muat taman bunga. Karena mempengaruhi tenaga kerja bongkar muat,” ujar Rafiq usai rapat koordinasi membahas pelabuhan Pelabuhan Bongkar, Senin (6/2/2023).

Rafiq mengatakan, terhadap kerusakan tersebut, pihak perusahaan KM Gloria telah menyatakan siap untuk bertanggung jawab. Saat ini, perusahaan telah melakukan assesmen kepada Dinas PU untuk melakjkan pengecekan dan perhitungan.

“Prosesnya tiga hari kedepan, nanti akan keluar rekomendasi dari PT Pelindo. Termasuk terhadap pemindahan TKBM,” katanya.

Rafiq mengatakan, TKBM Taman Bunga telah bersedia untuk dipindahkan ke Pelabuhan Parit Rampak, hingga kondisi pelabuhan Taman Bunga siap diperbaiki.

“Maka Dishub dan BUP dibantu KSOP, Pelindo dan DPRD, membahas agar pemindahan ini bisa dilakukan dua TKBM antara Taman Bunga dan Parit Rempak. Sehingga tidak mengganggu penghasilan masing-masing,” kata Rafiq.

Terkait pemindahan permanen Pelabuhan Taman Bunga. Rafiq mengatakan, pihaknya masih melihat progres kedepan, apakah kondisi dengan satu pelabuhan bongkar muat dapat berjalan lancar, atau menjadi terkendala karena kapal- kapal terjadi penumpukan saat bongkar muat.

“Syukur- syukur berjalan dengan lancar, jadi upaya untuk pemindahan yang sudah lama direncanakan bisa terealisasi,” katanya.

(*/rko)