Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Akses Siswa Sekolah Terhambat Gegara Jembatan Kayu Marok Kecil Rusak Parah

Potret kondisi jembatan kayu Desa Marok Kecil yang rusak parah, kemarin. (ft wandi)

Potret kondisi jembatan kayu Desa Marok Kecil yang rusak parah, kemarin. (ft wandi)

Lingga – Kondisi jembatan kayu di Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, memerlukan penanganan segera dari pemerintah daerah. Jembatan tersebut menjadi salah satu akses utama yang setiap hari dilalui anak-anak untuk menuju sekolah.

Sejumlah bagian jembatan terlihat mengalami kerusakan dan pelapukan pada lantai maupun struktur penyangganya. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama pelajar yang melintas setiap hari.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lingga segera turun tangan melakukan pembangunan atau rehabilitasi menyeluruh. Mereka menilai kondisi jembatan saat ini sudah tidak layak jika hanya mengandalkan perbaikan sementara.

Pemerintah Desa Marok Kecil sebelumnya telah melakukan perbaikan darurat menggunakan anggaran yang tersedia. Namun keterbatasan dana membuat upaya tersebut belum mampu mengatasi kerusakan secara permanen.

Kepala Desa Marok Kecil, Rusdi, mengatakan pihak desa telah berupaya menjaga agar jembatan tetap dapat digunakan masyarakat. Meski demikian, ia mengakui kondisi jembatan membutuhkan pembangunan yang lebih besar agar aman dan tahan lama.

“Desa sudah beberapa kali melakukan perbaikan sesuai kemampuan anggaran yang ada. Namun untuk pembangunan yang lebih permanen tentu kami membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lingga,” kata Rusdi, Rabu 3 Mei 2026.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat dan akses pendidikan bagi anak-anak desa. Karena itu, perbaikan infrastruktur tersebut perlu menjadi prioritas demi keselamatan pengguna jalan.

“Tentunya dengan perbaikan infrastruktur perlu menjadi prioritas demi keselamatan warga kami,” ujarnya.

Rusdi berharap pemerintah daerah dapat segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan yang lebih kokoh dan representatif.

“Dengan perbaikan tersebut, masyarakat dan para pelajar dapat beraktivitas dengan aman tanpa dihantui risiko kecelakaan saat melintas,” tuturnya. (wan)

Exit mobile version