Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Ajari ini Agar Anak-anak Kita Peduli Terhadap Lingkungannya

Ajari anak-anak menanam agar menjadi perilaku yang mencintai lingkungannya, (ist)

Kelestarian alam merupakan salah satu warisan yang akan diturunkan kepada generasi selanjutnya. Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan kepada anak-anak dari sejak dini.

Apapun perilaku menjaga lingkungan dapat berdampak baik terhadap keberlangsungan bumi.

Seperti dilansir dari http://ditpsd.kemdikbud.go.id/, perilaku yang paling mudah untuk menjaga lingkungan adalah tidak membuang sampah sembarangan. Karena sampah menjadikan beban pada lingkungan atau alam.

BACA JUGA!

Pentingnya mengurangi timbunan sampah. Sudah saatnya masyarakat memisahkan barang-barang yang tidak dipakai yang masih bisa diolah atau dipakai lagi.

Penggunaan plastik sekali pakai juga harus dihindari agar tidak menambah sampah plastik, sehingga lingkungan sekitar tidak kotor atau banyak sampah.

Jangan sampai sampah mengotori sumber-sumber air seperti sungai, laut, danau dan mata air, agar airnya tetap bersih dan bermanfaat.

Dan jangan lupa, kita juga harus menerapkan budaya hemat air, memakai air seperlunya.

Kebiasaan baik menjaga lingkungan selain tidak membuang sampah sembarangan juga menanam pohon.

Dengan menanam pohon dapat menjaga air tetap tersedia, mengurangi banjir di musim hujan, mendapatkan udara untuk persediaan di musim kemarau, dan mencegah bencana longsor.

Kita harus menanam sebanyak-banyaknya pohon seumur hidup kita. Paling tidak 25 batang pohon setiap orang seumur hidupnya. Yakni, ditanam 5 pohon saat di SD, 5 saat SMP, 5 saat SMA, 5 saat kuliah, serta nanti 5 lagi saat menikah. Jangan lupa pohonnya dirawat dan dipelihara juga.

BACA JUGA!

Anak-anak Indonesia harus tetap semangat dan terus belajar untuk mencintai flora dan fauna. Banyak jenis tanaman dan satwa yang unik terancam punah karena krisis alam.

Apresiasi kepada para guru, komunitas pendidikan dan pendongeng atas semua sumbangsih bagi pendidikan di Indonesia, secara khusus bagi pendidikan lingkungan, perlu terus digelorakan.

Ini semua dilakukan agar dapat saling bertukar informasi dan pengalaman untuk memajukan dunia pendidikan, menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

Masyarakat juga harus sama-sama belajar bagaimana menjaga lingkungan hidup serta memahami pentingnya kelestarian alam. Anak-anak dari sejak dini harus diperkenalkan dengan kegiatan menanam atau berkebun.

Sekecil apapun lahan yang ada harus bermanfaat, misalnya menanam cabai, jahe, kunyit dan lainnya. Minimal untuk kebutuhan dapur. Tanami juga lingkungan sekitar kita dengan penghijauan.

Sejak dini anak-anak harus dibiasakan mencintai lingkungan dengan belajar menanam pohon.  Anak-anak boleh memilih pohon-pohon yang bisa ditanam baik di sekolah maupun di rumah.

Coba bayangkan kalau sekolah rindang dengan pohon-pohonan pasti akan memberikan oksigen yang segar ketika belajar di sekolah. Begitu juga di rumah ketika ada pohon yang rindang akan memberikan oksigen yang cukup untuk memfilter polusi udara yang kotor.

Anak-anak Indonesia khususnya perlu membiasakan mencintai lingkungan. Dengan membuang sampah pada tempatnya, menjaga lingkungan agar tetap hijau dan laut yang biru.

Ayo kita biasakan menanam pohon, jangan buang sampah sembarangan, itu semua untuk menjaga kelestarian alam, untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Ini semua untuk kehidupan lebih baik, untuk masyarakat Indonesia dan dunia agar kita semua sehat dan kuat menjalankan kehidupan sehari-hari. (*/msa)

Exit mobile version