Batam, Lendoot.com – Buntut dari promo menggunakan nama Muhammad, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam mengeluarkan rekomendasi ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar mencabut izin-izin Holywings Batam.
“Kami telah mengeluarkan rekomendasi untuk meminta Pemko Batam agar mencabut izin-izin Holywings Batam,” ujar Sekretaris Umum LAM Kota Batam, Raja Muhammad Amin.
Sebelum mengeluarkan rekomendasi tersebut, Raja Muhammad Amin mengatakan sudah mengundang pihak manajemen Holywings untuk mendengarkan klarifikasi terkait promo yang sempat viral itu.
Pihak Holywings mangkir untuk memberikan klarifikasi di gedung LAM tanpa alasan ada acara keluarga.
Atas alasan ketidakhadiran tersebut, LAM Kota Batam sangat marah, tersinggung dan merasa dilecehkan pihak manajemen Holywings Batam.
”Kami telah menunggu sejak pukul 16.00 WIB hingga maghrib, namun pihak Holywings tak juga datang. Dari adik-adik Hulubalang menyampaikan bahwa pihak Holywings tak akan hadir karena alasan ada acara keluarga,” kata Dia.
Ketidakhadiran pihak Holywings Batam tersebut, membuat LAM tersinggung dan akan menutup pintu untuk manajemen Holywings berkunjung ke LAM ke depannya.
Pertemuan yang dimediasi pihak kepolisian itu merupakan buntut dari adanya dugaan penistaan terhadap nama Nabi Muhammad dalam promosi yang dilakukan oleh Holywings Indonesia.
Berdasarkan hal itu, LAM kota Batam merespon kejadian yang sempat viral terkait promosinya dengan cara membuka pintu klarifikasi pihak Holywings. Hanya saja, karena alasan acara keluarga ajakan tersebut dibatalkan sepihak karena alasan ada acara keluarga.
Atas kondisi yang dinilai meremehkan, akhirnya LAM Kota Batam merekomendasikan Pemko Batam untuk mencabut izin-izin dan penutupan Holywings Batam kepada instansi-instansi terkait. (ddh)

