Anwar Abu Bakar (ist)

Karimun, Lendoot.com – Beberapa pekan terakhir, beredar kabar ada temuan kotoran lumut dan berlendir dari air kemasan bermerek produksi lokal, Atarin. Kondisi ini membuat masyarakat  Kabupaten Karimun resah.

Air minum mineral produksi  PT Tritirta Argajaya ini juga mendapat perhatian serius Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karimun Anwar Abu Bakar. Pihaknya akan melakukan pengecekan ke pabrik produksi Atarin dalam waktu dekat ini dan akan segera memanggil pihak terkait, termasuk pihak Atarin untuk mendapatkan penjelasan.

“Saat ini memang sudah banyak laporan dari masyarakat tentang adanya kotoran yang terdapat dalam kemasan air Atarin itu, dan itu meresahkan.”

“Kami akan segera melakukan sidak lalu kami akan hearing dan memanggil pihak Atarin bersama dinas terkait terhadap masalah ini. Karena ini juga menyangkut kesehatan masyarakat Kabupaten Karimun,” ujar Anwar seperti dikutip Jurnal Terkini, Rabu (7/3/2018).

Anwar menambahkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke pabrik produksi Atarin yang terletak di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Setelah melakukan sidak, nantinya Komisi I akan melakukan hearing bersama dinas terkait seperti Dinas Perdagangan Kabupaten Karimun, Dinas Perizinan dan juga Dinas Kesehatan.

Pihaknya juga menyayangkan bahwa PT Tritirta Argajaya enggan memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaannya.

“Sangat disayangkan  jika pihak perusahaan ini enggan memperhatikan kualitasnya, karna yang kita tahu Atarin ini merupakan produk air minum nomor satu dan cukup terkenal di Karimun,” tuturnya.

Tidak hanya itu, jika nantinya dilapangan terdapat hal-hal yang fatal maka pihaknya akan bertindak tegas.

“Jika nanti pada saat dilapangan kami menemukan hal-hal yang mencurigakan dan fatal maka kami akan menindak tegas, karna ini menyangkut orang banyak, dan bisa mencoreng nama baik Kabupaten Karimun kita ini,” tegasnya. (*/sjs)