Pjs Gubernur Kepri Bahtiar saat tampil di muka sebuah acara di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. (ist)

Kepri, Lendoot.com – Agar angka partisipasi pemilih tinggi, diharapkan bisa mencapai minimal 80 persen, atau di atas target nasional sebesar 77,5 persen, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mengimbau masyarakat Provinsi Kepri agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang.

Bahtiar juga mengombau masyarakat agar pada 9 Desember 2020 nanti tidak bepergian sehingga bisa datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya di Pilkada Serentak 2020 tersebut.

Bahtiar juga mengharapkan Bupati, Walikota dan aparat TNI, Polri bergerak bersama-sama, untuk mengingatkan masyarakat untuk menuju tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember itu.

“Saya minta seluruh aparat bergerak bersama dengan tokoh masyarakat untuk menghimbau baik melalui masjid, musholla dan tempat ibadah lainnya agar mereka untuk datang ke TPS, pada hari Rabu Tanggal 9 Desember 2020 mulai pukul 7.00 sampai 13.00 WIB,” kata Bahtiar di Tanjungpinang, Jumat (27/11/2020).

Dirjen Polpum Kementerian Dalam Negeri ini juga meminta agar masyarakat yang memiliki hak pilih pada pilkada serentak ini, untuk tidak bepergian kemana-mana, bila tidak dalam keadaan terdesak dan darurat hingga selesai pencoblosan.

“Jangan kemana-mana atau tidak boleh berpergian dulu, hingga semua sudah mencoblos,” ujarnya.

Bahtiar menyebutkan, dengan kesadaran dan partisipasi masyarakat yang peduli untuk mensukseskan pilkada serentak ini, maka target nasional dalam partisipasi pemilih 77,5 % akan tercapai.

Selain itu tegasnya, dengan semua aktif akan ada imbas yang positif dan baik dalam proses Pilkada tersebut, dan juga di pastinya akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas pada masyarakat dan daerahnya.

“Kita semua harus mendorong angka partisipasi pemilih, sehingga bisa mencapai minimal 80 persen, atau di atas target nasional yang hanya sebesar 77,5 persen,” harap Bahtiar.

Bahtiar juga meminta agar penyelenggaran pilkada baik KPU dan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk bekerja dengan baik.

Sebab bila penyelenggara Pilkada ini bekerja dengan baik, maka hasil Pilkada juga akan berkualitas dan berjalan dengan baik.

“Aturan harus ditegakan dan yang lebih penting lagi jangan sampai timbul klaster baru Covid-19 dalam Pilkada ini. Saya minta semua jajaran Dinas Kesehatan siaga satu kawal protokol kesehatan Pilkada serentak tgl 9 desember 2020. Kita semua harus komitmen dengan Pilkada sehat dan tercipta Pilkada aman, jujur dan adil,” harapnya. (*/humas-prov-kepri)