Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan saat ditemui di ruang kerjanya (ian)
Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan saat ditemui di ruang kerjanya (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan menyebutkan pihaknya selalu rutin melakukan komunikasi bersama para napi. Hal itu dimaksudkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi penghuni rutan.

“Kita selalu rutin setiap Rabu dan Sabtu mengadakan pertemuan forum komunikasi dengan para napi. Tujuannya untuk mengetahui apa-apa saja yang menjadi keluhan mereka,” kata Eri Erawan saat ditemui diruangannya, Senin (15/5/2017).

Menurut Eri, apabila komunikasi terjalin dengan baik, gejolak dalam rutan akibat over kapasitas yang ditimbulkan para napi tidak akan terjadi seperti yang sudah terjadi di Rutan Pekanbaru beberapa waktu lalu.

“Kalau para napi malu mengadukan secara langsung, mereka bisa menyampaikan malalui kotak-kotak pengaduan. Mana hak-hak yang harus dipenuhi. Intinya komunikasi jangan sampai putus,” ucap Eri.

Ia menambahkan bahwa saat ini, Rutan Karimun sudah dihuni 413 napi. Sementara untuk kapasitasnya hanya 200 orang. Untuk itu Eri berharap pemerintah dapat memberikan solusi dengan mendirikan kampung bebas hukum.

“Artinya bagi tahanan yang tipiring dan yang sudah mau bebas ditempatkan disebuah pulau terpencil yang tidak berpenghuni dengan pengawasan dan fasilitas sarana prasaranan yang memadai,” harapnya. (ian)