Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Muhammad Affan
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Muhammad Affan (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Muhammad Affan mengatakan bahwa untuk ekspor buah nanas ke Negara Singapura masih harus membutuhkan sarana pengangkutan yang baik.

Untuk mewujudkannya, lanjut Affan diperlukan kerjasama dari seluruh instansi terkait. Diantaranya dengan Pemerintah dapat menyediakan kapal pengangkut, yang kemudian bisa dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun.

“Mengenai ekspor ini suatu saat harus ada sarana pengangkutan yang disediakan pemerintah dan mungkin dapat dikelola oleh Perusda. Jadinya berimbas ke Pendapatan Daerah kita juga. Memang semua pihak harus bekerjasama dalam,” kata Affan beberapa waktu lalu.

Selama ini proses pengangkutan nanas masih harus melewati Batam terlebih dahulu. Namun apabila ada sarana pengangkut yang dapat mengangkut langsung dari Karimun ke Singapura maka otomatis bisa memangkas biaya pengiriman.

“Sebenarnya pasar kita (Singapura) dekat dan bagus. Tapi kita harus melewati Batam dahulu, ini yang sebenarnya membuat ongkos angkutnya lebih mahal,” kata Affan.

Menurut Affan pihaknya bersama petani dapat mempersiapkan permintaan dari eksportir dan pembeli barang, terutama di Pulau Kundur telah memproduksi tanaman nanas, pisang, sayur daun lebar, kangkung, kacang panjang dan buncis dengan kualitas yang baik.

“Sekarang baru di Kundur, tapi selanjutnya kita bisa kembangkan ke Belat dan Gunung Papan yang masih banyak lahan. Bahkan informasi yang kita terima, untuk pemasaran nanas telah sampai ke Turki, tapi melalui Batam,” ucapnya.

Namun yang masih menjadi kendala saat ini adalah mengenai harga jual, terutama buah nanas, yang masih belum menemukan titik temu. Hal tersebut tak lepas dari perkiraan biaya pengangkutan dari Karimun hingga sampai ke Singapura. (ian)