Camat Kundur Barat, Anji Trisno saat acara dialog tentang Karimun Darurat Narkoba, siang tadi. (sjs)
Camat Kundur Barat, Anji Trisno saat acara dialog tentang Karimun Darurat Narkoba, siang tadi. (sjs)

Karimun, Lendoot.com – Berbagai upaya untuk mempersempit ruang pengguna narkoba di kalangan generasi muda. Salah satunya ada wacana unik yang disampaikan seorang peserta dialog bulanan Jurnalis Karimun (JK) dengan Humas Setdakab Karimun di gedung serbaguna Pemkab Karimun, Rabu (29/3/2017).

Wacana unik itu datang dari Camat Kundur Barat, Anji trisno. “Memutuskan jaringan dan mempersempit ruang gerak pengguna narkoba, saya punya usul. Setiap pasangan yang mau menikah ditest urin dulu. Saya yakin, setahun atau dua tahun sebelum menikah, remaja kita takut pakai narkoba,” ujar Anji yang disambut senyum peserta dialog.

Menurutnya, peredaran narkoba saat ini sudah sangat memprihatinkan. “Kami sudah imbau setiap kesempatan. Pernah melakukan ditangkap lalu dipenjarakan. Beberapa bulan kemudia, kena tangkap lagi,” kata Anji.

Anji diberikan kesempatan panitia saat dialog untuk memberikan paparannya tentang masyarakatnya yang rentan menjadi pengguna dan pengedar narkoba. Kasus tertangkapnya 2,56 Kg sabu beberapa waktu lalu merupakan warga Kecamatan Kundur Barat.

Dialog bulanan yang dibuka Sekdakab Karimun Muhd Firmansyah ini menghadirkan narasumber Kapolres, Kalapas, Kepala BNNK Karimun, LSM Sado (Sahabat Anak Indonesia) dan beberapa sumber lainnya. Hadir dalam dialog itu, tokoh masyarakat, tokoh agama, siswa dan mahasiswa. (sjs)