Karimun, Lendoot.com – Perayaan HUT Bhayangkara ke-72Polri oleh Polres Karimun, Rabu (11/7/2018), meriah. Persembahan tarian sinergitas TNI-Polri yang tergabung dari TNI AL, TNI AD, POLRI serta piñata tari Pelangi Budaya Studio (PBS) Kabupaten Karimun menambah kemeriahan acara tersebut.

Tarian tersebut binaan Danlanal TBK, Letkol Laut (PM) Didik Wahyudi,M Tr Hanla, Dandim 0317/TBK Letnan Kolonel Armed Rizal Analdie SH. MMS dan Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya.

Ahadian Zulseptriadi, Koreografer Pelangi Budaya Studio Kabupaten Karimun menjelaskan, tari sinergitas TNI-Polri merupakan tarian garapan baru yang melambangkan tatanan kehidupan masyarakat Kepulauan Riau. Ini sebagai contoh bentuk kekuatan persatuan, saling menjaga dengan berbagai ragam gerak namun serentak serta tidak menghilangkan unsur tradisionalitasnya.

“Dalam garapan tari sinergitas TNI-Polri ini, koreografer mencoba menciptakan karya baru yang dibawakan oleh penari gabungan dari TNI AL, AD, POLRI dan anak-anak PBS Karimun,” ujarnya.

Adi mengatakan, dalam tarian itu TNI Polri beserta Anak-anak PBS tetap menggunakan atribut adat melayu agar tidak menghilangkan unsur tradisional.

“Pakaian yang kita kenakan dalam tarian tersebut adalah pakaian Melayu, untuk membuktikan bahwa tarian zapin dapat ditarikan oleh siapapun di nusantara, dimana latar gerak new zapin ini adalah pemersatu bangsa,” kata Adi.

Menurut Ahadian, tarian yang digarapnya tersebut terbilang belum maksimal, pasalnya terkendala dengan sempitnya waktu yang telah diberikan.

“Menurut kami penampilan tadi belum maksimal, sebab persiapan latihan hanya 4 hari sebelum acara. Kesulitan karna 85% pesnolil baru. Untuk para penari dari TNI AD 10 orang, TNI AL 10 orang, Polres 20 Orang dan Pelangi Budaya Studio ssebanyak 10 Orang,” ujarnya. (riandi)