Natuna Kembali Jadi Arena Latihan Ancab TNI AD 2025, Dankodiklatad Pimpin Peninjauan Kesiapsiagaan

Pejabat Tinggi TNI AD Hadir Lengkap saat peninjauan program bantuan di Natuna, pagi tadi. (ft kominfonatuna)

Natuna – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menghadiri peninjauan Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letjen TNI Muhammad Hasan.

Peninjauan berlangsung di Desa Sebadai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kamis (20/11/2025), dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, H. Boy Wijanarko Varianto, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Natuna.

Penegasan Komitmen di Wilayah Perbatasan

Kunjungan Dankodiklatad beserta jajaran pejabat tinggi TNI AD ini bertujuan memonitor kesiapan dan pelaksanaan Latihan Ancab yang digelar di Natuna, wilayah yang dikenal sebagai area strategis perbatasan.

Dalam kesempatan itu, Sekda Natuna menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Natuna sebagai lokasi latihan tempur berskala besar.

“Pelaksanaan Latihan Ancab ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan pertahanan negara di perbatasan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Sekda.

Kehadiran rombongan perwira tinggi, termasuk Danpussenkav Mayjen TNI Eko Susetyo dan Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, menegaskan komitmen TNI AD dalam pengawasan langsung terhadap proses latihan di daerah yang memiliki nilai strategis tinggi bagi pertahanan nasional.

Bakti Sosial dan Sinergi Pemda-TNI

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dankodiklatad juga melaksanakan pembagian sembako secara simbolis kepada 115 Kepala Keluarga di Desa Sebadai Ulu.

Pemkab Natuna mengapresiasi inisiatif bakti sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat di sekitar lokasi latihan.

Sekda Natuna menegaskan komitmen Pemda untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan TNI dalam kegiatan sosial maupun mendukung penuh kegiatan nasional yang membawa manfaat strategis, termasuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. (*/rap)