Natuna – Dengan karakteristik wilayah yang didominasi lautan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya melalui Latihan Satuan Pencarian dan Pertolongan (SAR) di Air yang digelar selama dua hari, 14–15 Juli 2026.
Latihan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat di wilayah perairan Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas, yang sekitar 97 persen wilayahnya merupakan lautan.
asubsie Siaga dan Operasi Kantor SAR Natuna, Budiman, mewakili Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman, mengatakan kondisi geografis wilayah kerja Basarnas Natuna menuntut seluruh personel memiliki kemampuan teknis dan kesiapsiagaan yang tinggi.
“Latihan ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas kemampuan dan kesiapsiagaan, baik secara individu maupun sebagai satu kesatuan tim,” ujar Budiman saat membuka latihan.
Menurutnya, luasnya wilayah laut, jarak antarpulau yang berjauhan, cuaca yang kerap berubah secara ekstrem, serta tingginya aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan menjadi tantangan yang harus diantisipasi dengan personel yang profesional dan terlatih.
Latihan dipusatkan di kolam renang dan perairan Pulau Senoa. Selama kegiatan, peserta akan mengasah kemampuan teknis penyelamatan di air, meningkatkan kesiapan mental dan fisik, memperkuat kerja sama tim, serta membangun disiplin sebagai garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan.
Selain meningkatkan kompetensi personel, latihan juga menjadi sarana evaluasi terhadap prosedur operasi standar (SOP) dan efektivitas koordinasi saat pelaksanaan operasi SAR di lapangan.
Budiman menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi maupun latihan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dalam setiap operasi SAR di laut, sekecil apa pun kelalaian dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, keberhasilan latihan tidak semata diukur dari capaian teknis, tetapi juga dari kemampuan kita menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan selamat,” tegasnya.
Ia menambahkan, latihan yang dilaksanakan secara berkala merupakan bentuk komitmen Kantor SAR Natuna dalam memastikan seluruh personel selalu siap dikerahkan kapan saja untuk memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional, cepat, dan andal kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.
Melalui latihan ini, Kantor SAR Natuna berharap kemampuan personel terus meningkat sehingga mampu menjawab berbagai tantangan operasi penyelamatan di wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas yang memiliki karakteristik perairan luas dan tingkat risiko yang tinggi. (Rap)

