Duel antara Gresik United melawan 757 Kepri Jaya dari klub Liga 2, dalam pertandingan uji coba di Lapangan Brigiv Juanda, Sidoarjo, Rabu (22/3) sore WIB, berlangsung ketat dan klub 757 Kepri Jaya menang dengan skor 2-1.

Perlawan yang ketat dari menit awal telah dilakoni antara kedua tim, serangan dilakukan secara silih berganti, namun dari masing-masing tim belum mampu mengungguli lawannya.

757 Kepri Jaya akhirnya membuka keunggulan terlebih dulu pada menit ke-26 melalui Syaifullah. Gresik United yang berusaha mengejar ketertinggalan menemui jalan buntu, dan babak pertama ditutup dengan skor 1-0.

Tertinggal 1-0 membuat Gresik United berusaha meningkatkan agresivitas serangan mereka. Namun upaya Laskar Joko Samudro menemui jalan buntu akibat solidnya pertahanan 757 Kepri Jaya.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Gresik United justru kembali kebobolan. 757 Kepri Jaya, yang juga bermain agresif, sukses menggandakan keunggulan melalui gol Nanang pada menit ke-63.

Tim besutan Hanafi hanya bisa memperkecil kekalahan menjadi 2-1 sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir melalui gol Patrick da Silva memanfaatkan kelengahan barisan belakang 757 Kepri Jaya.

“Harus berapa kali saya bilang kepada anak-anak agar bisa menerapkan yang sudah dipelajari di latihan. Kami sebenarnya mampu menciptakan lebih banyak peluang ketimbang lawan, tapi gagal dimanfaatkan menjadi gol. saya akan terus berusaha untuk membenahi kekurangan tim saat ini,” keluh Hanafi.

Sementara itu, Hanafi berharap Arsyad Yusgiantoro maupun Satria Tama mendapatkan kesempatan tampil bersama timnas Indonesia U-22 di masa mendatang setelah mereka tak dimainkan saat menghadapi Myanmar.

“Kewenangan menurunkan pemain memang apa kata pelatih. Saya berharap, baik Arsyad maupun Satria akan mendapatkan kesempatan itu. Semisal Arsyad, kalau dia diturunkan sebagai pemain pengganti dalam pertandingan kemarin, saya yakin dia mampu menjadi pemain pembeda.”